BUKITTINGGI - Untuk menekan angka penyebaran virus Covid 19,Pemerintah menerapkan PPKM mikro diseluruh wilayah tanah air dan pengetatan atau PPKM darurat di pulau Jawa dan Bali serta bebarapa Kabupaten/ Kota di luar jawa dan Bali,salah satunya Bukittinggi di Sumatera Barat.
PPKM Daturat itu dilaksanakan mulai 6 hingga 20Juli 2021 dan diperpanjang sampai 25 Juli 2021, namun Penambahan angka positif terpapar covid 19 di Bukittinggi cenderung meningkat.
Pada Rabu,(21/07) tercatat pada (PUSAT DATA COVID-19 DKK)kasus baru atau penambahan 56 orang yang tersebar di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan (MKS) terbanyak, yakni mencapai 42 orang, disusul di Kecamatan Guguak Panjang 14 orang, sementara di Kecamatan Aua Birugo Tigo Baleh (ABTB) nihil penambahannya. ( 0)
Selain itu, yang menggembirakannya data sembuh/ Selesai Usolasi meningkat , mencapai 66 orang. Sayangnya yang meninggal dunia juga meningkat 2 orang.
Menurut Plt.Kadis Kesehatan Bukittinggi Linda Faroza yang di hubungi media ini menyebutkan, dengan adanya penanbahan itu, Total kasus positif Di Bukittinggi sejak Maret 2020 s/d saat ini sudah mencapai 2832 orang.
1. Dirawat 21 orang
2.Isolasi mandiri 505 orang
3. Sembuh/selesai isolasi 2248 orang
Editor :






