IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Viral Video Muka Seorang Pria Berdarah di Pos PPKM Darurat di Padang, Begini Penjelasan Polisi

Tangkapan layar video pria yang berdarah di Pos PPKM Darurat di Padang. Ist
Tangkapan layar video pria yang berdarah di Pos PPKM Darurat di Padang. Ist
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG - Terkait beredarnya video sesorang pria yang mukanya berdarah berada di Pos Penyekatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM )Darurat di Kota Padang, tepatnya di Pos Penyekatan Padang-Solok, pihak Polda Sumatera Barat (Sumbar) langsung meresponnya.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Setianto, S.I.K., mengatakan, perihal video yang viral tersebut bukanlah seperti itu kejadiannya. Pihaknya juga telah meminta keterangan dari Kapolsek Lubuk Kilangan terkait kejadian yang sebenarnya terjadi.

"Yang bersangkutan (Awaludin Rao) tidak bisa memperlihatkan persyaratan untuk masuk Kota Padang disaat sedang PPKM Darurat," katanya.

Pihaknya berharap, agar warga masyarakat yang akan masuk ke daerah di Sumbar yang berada pada masa PPKM Darurat untuk mematuhi peraturan dan persyaratannya.

"Petugas yang bertugas ini telah melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, jadi kalau persyaratan lengkap pasti dipersilakan, dan tidak akan dihalang-halangi apalagi dipersulit," ujarnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial yang memperlihatkan seorang pria dengan muka berdarah, Sabtu (17/7). Pria yang tersebut menyebutkan lokasi kejadian berada pos penyekatan antara Kota Padang dan Solok.

Pria tersebut menyebutkan ia melapor ke pos penyekatan PPKM Darurat karena mau keluar sehabis melihat truknya terbalik di kawasan Sitinjau Lauik.

"Akhirnya saya didorong pak, saya memegang pena pak, dan tertusuk ke mata saya pak, sudah buta pak," katanya di video yang beredar.

Dalam video tersebut, ia menyebutkan salah seorang anggota polisi yang merupakan Kapolsek Lubuk Kilangan AKP Lija Nesmon.

"Ini ada pak Nesmon, saya baru lewat pak ya ditanya sama siapa melapor, tapi saya tidak ingat dengan siapa melapor karena banyak petugas," katanya.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH