"Tidak semua lulusan pesantren akan menjadi ulama karena itu perlu pula "live skill", ilmu terapan yang bisa menjadi pendukung untuk mendapatkan pekerjaan di bidang lain," ujarnya.
Ia memuji pengelola pesantren Yayasan Darul Hadits yang mau mengembangkan berbagai usaha di lingkungan sendiri seperti usaha perikanan dan peternakan. Usaha itu juga bisa menjadi lahan ilmu bagi siswa pesantren.
Baca juga: Dekan FBS UNP Buka Talkshow "Kompas Maba", Bekali Peserta Pengalaman Organisasi dan Prestasi
Pimpinan Yayasan Darul Hadits, Khairul Nasri, Lc mengatakan pondok pesantren itu bisa berdiri karena banyak bantuan dari donatur yang sebagian besar dikenalnya saat menjalani pendidikan di Timur Tengah.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Mudah-mudahan nanti selain donatur, Pemprov Sumbar juga bisa membantu pengembangan pesantren," katanya.Ikut hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Sumbar, Donizar, tokoh agama dan adat Kinali.(BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Marjeni Rokcalva






