KOTA PARIAMAN - Buyuang Ali (60 tahun), seorang lanjut usia (lansia) di Kota Pariaman yang ter-ekspose melalui media sosial hidup dan tinggal sebatang kara di gubuk tua yang sudah tak layak. Pria paruh baya ini tinggal seorang diri dalam sebuah gubuk di Kelurahan Kampung Jawa II, Kec. Pariaman Tengah.
Sebagaimana diketahui, Sebelumnya Buyung Ali tinggal di luar Kota Pariaman, namun dikarenakan kesulitan ekonomi anaknya, akhirnya Buyung Ali pulang kampung ke tanah kelahiran di Kelurahan Kampung Jawa II. Buyung Ali tidak terdaftar sebagai warga Kota Pariaman karena tidak pernah mengurus administrasi di Kota Pariaman. Ia juga menutup diri dari lingkungan sekitar.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Walikota Pariaman, Mardison Mahyuddin menyambangi langsung kediaman Buyung Ali, Kamis (21/11) siang.
Mardison turun meninjau lokasi gubuk milik Buyung Ali dengan membawa Plt. Kadis. Kesehatan Syahrul, Pengurus BAZNas Kota Pariaman Dedi Kurniadi, Lurah Kampung Jawa II Wahyu Rahmadiya dan tokoh masyarakat Triswandi.
Dalam kesempatan tersebut, Mardison Mahyuddin menanyakan status keberadaan tanah tersebut ke pihak kelurahan, dan ternyata tanah tersebut merupakan tanah warisan keluarga Buyung Ali.
" Kita akan bangun rumah Bapak Buyung Ali ini menggunakan dana dari BAZNas Kota Pariaman, namun itu, untuk kekurangannya, saya juga akan upayakan membantu baik secara pribadi maupun dengan mencarikan donatur untuk membantu meringankan beban ekonomi dan sosial Buyung Ali ini," tutur Mardison di lokasi rumah Buyung Ali.
Kemudian, " Tak tertutup kalau ada dari bantuan-bantuan sosial lainnya yang bisa kita arahkan untuk membantu beliau," imbuh Mardison mengakhiri.
Mewakili masyarakat setempat, Triswandi haturkan ucapan terimakasih kepada Pemko Pariaman, karena telah menanggapi cepat permasalahan ini. Dan membantu untuk mendirikan rumah untuk Buyung Ali, semoga ini akan menjadi nilai ibadah dan kemajuan untuk Pemko Pariaman kedepannya.(phaik)
(MCKP/MR) Editor :






