Sementara untuk siswa kurang mampu, menjadi tanggung jawab pemerintah untuk memberikan pendidikan yang layak.
Selain keunggulan dari segi kualitas Mahyeldi juga meminta pihak yayasan sekolah swasta untuk memikirkan jaminan hidup bagi guru-guru yang mengajar.
Berdasarkan pengalamannya di dunia pendidikan, perasaan guru dan kenyamanan sangat penting untuk menjaga kualitasnya saat mengajar.
"Kepastian dalam pendapatan akan memberikan rasa nyaman bagi guru-guru dan mereka bisa full dalam memberikan pembelajaran sehingga kualitas anak-anak yang lulus dari sekolah tersebut pun bisa terjamin," katanya.
Lebih jauh dia mengatakan setiap tahun harus ada evaluasi dari pembelajaran di sekolah yang dijadikan dasar untuk perbaikan kualitas pada tahun berikutnya.
"Perlu ada perencanaan yang matang untuk menetapkan standar kualitas dan pendidikan di sekolah swasta. Permasalahan dan persoalan yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak boleh terjadi lagi pada tahun berikutnya. Hal itu bisa dibahas dan didiskusikan dalam rapat kerja dan lokakarya," katanya.
Ikut hadir dalam acara itu Ketua yayasan MA'ARIF bapak drh.Indra, Kepala sekolah dan guru di Yayasan Ma'arif.***
(BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Berita Minang






