IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Cuaca Tak Menentu, BPBD Pesisir Selatan Imbau Warga Waspada Banjir

Ilustrasi.
Ilustrasi.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAINAN -Kondisi cuaca yang tidak menentu yang bisa membuat hujan deras datang secara tiba-tiba sebagaimana terlihat saat sejak satu pekan terakhir di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), harusdisikapi dengan kewaspadaan. Upaya itu bertujuan agar ancaman bencana sebagaimana dikatakan, tidak menimbulkan dampak korban bagi masyarakat.

Imbauan itu disampaikan, sebab warga yang tinggal atau berdomisili di sekitar kawasan rawan longsor, mencapai 20 persen dari total jumlah penduduk Pessel yang saat ini sebanyak 546 ribu jiwa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel, Herman Budiarto mengatakan bahwa Pessel yang secara topografi memanjang dari utara hingga selatan dengan garis pantai mencapai 234,5 kilometer itu, sebanyak 20 persen warganya atau dari total 546 ribu jiwanya berdomisili di daerah rawan longsor.

"Agar ancaman bencana sebagaimana ditakutkan atau dikuatirkan itu tidak menimbulkan dampak korban jiwa. Maka kepada masyarakat diminta untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab kondisi cuaca yang tidak menentu sebagaimana saat ini, bisa saja ancaman itu terjadi," katanya, Senin (5/7).

Diungkapkannya bahwa di daerah itu dari 15 kecamatan yang ada, ancaman bencana longsor paling tinggi terdapat di Kecamatan Bayang Utara (Bayu). Sebab di kecamatan itu, bisa dikatakan 85 persen penduduknya tinggal di lereng perbukitan dengan kemiringan diatas 45 derajat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Disusul kecamatan Koto XI Tarusan, IV Jurai, Batang kapas, Lengayang, Ranah Pesisir, Ranah IV Hulu dan Kecamatan Basa Ampek Balai Tapan," jelasnya.

Dikatakannya bahwa pada delapan kecamatan itu, bencana longsor akibat hujan deras selalu terjadi setiap tahunya.

"Karena tingginya ancaman, sehingga kepada warga yang pemukimannya persis berada di lereng perbukitan dengan kemiringan di atas 45 derajat, diminta untuk meninggalkan rumah jika hujan deras terjadi," ingatnya.

Dia menambahkan bahwa imbauan dan ketegasan itu tidak saja disampaikan secara lisan, tapi juga secara tertulis kepada para wali nagari melalui masing-masing camat.

Dijelaskanya bahwa selain bencana longsor, ancaman bencana banjir juga sangat tinggi mengancam keselamatan jiwa warga di daerah itu.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH