"Kami berharap ada bantuan untuk ruang belajar dan asrama ini," ujarnya.
Selain itu pesantren juga memiliki lahan 10 hektare yang rencananya akan diolah menjadi lahan pertanian guna membiayai operasional karena sebagian siswa diberikan pendidikan gratis. Namun karena keterbatasan, lahan itu masih belum bisa diolah.
"Mudah-mudahan dengan kedatangan Gubernur juga bisa memberikan solusi yang terbaik untuk hal itu," harapnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hadir dalam ramah tamah tersebut Wakil Bupati Solok selatan, Anggota DPRD Solok Selatan dan pengurus ponpes.***(BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Marjeni Rokcalva






