Ia mengatakan informasi terakhir ada perubahan rute pelayaran, yang sebelumnya 13 titik berkurang menjadi 7 titik saja yaitu Surabaya-Makassar-Banjarmasin-Tanjung Uban-Jakarta-Semarang dan Benoa. Pelabuhan Teluk Bayur yang awalnya masuk menjadi salahsatu tempat bersandar, termasuk dalam tempat yang dikurangi.
"Teknis pemberangkatan akan diatur langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kita juga menunggu informasi itu," ujarnya.
Gemala Ranti menyebut selama kegiatan lima pemuda asal Sumbar akan bertukar informasi budaya dan rempah pada rekan lainnya, serta dengan masyarakat di jalur yang dilalui.
Khazanah budaya di Sumbar yang disebarluaskan tidak sekadar tentang kulinernya yang lezat, namun juga sejarah daerah ini yang juga memiliki peran penting dalam perdagangan rempah ke luar negeri.
(BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Marjeni Rokcalva






