Selanjutnya 10 April 2016, Bengkulu juga mengalami gempa yang mengakibatkan sejumlah kerusakan. Gempa M5,8 dengan kedalaman 61 km mengakibatkan 4 rumah warga rusak berat, 20 rusak sedang dan 40 rusak ringan. Masih pada tahun yang sama, wilayah Bengkulu terdampak gempa meskipun lokasi gempa berada di laut 79 km barat daya Pesisir Selatan Sumatera Barat. Sebanyak 301 rumah mengalami kerusakan dengan tingkat ringan hingga berat. Kerusakan rumah berada di Kabupaten Mukomuko yang saat itu teridentifikasi pada IV -- V MMI.
Pada lima tahun sebelumnya, tepatnya 4 Agustus 2011, gempa serupa merusakkan 40 rumah warga Mukomuko. Saat itu gempa M6,0 berkedalaman 28 km dan berpusat di laut pada 37 km barat daya Mukomuko.
Catatan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan gempa yang terjadi di sekitar Provinsi Bengkulu pernah beberapa kali menyebabkan tsunami. Pada 1770 gempa M7,0 memicu tsunami dan mengakibatkan bagian pantai di dekat muara Sungai Gutongi, Padang, surut. Selanjutnya gelombang pasang terjadi pada saat bersamaan dengan terjadinya gempa.
Fenomena tsunami juga tercatat pada 1818, 1833, 1896, 1931, 1958 dan 2007.
(Tim Komunikasi Kebencanaan BNPB)
Editor : Marjeni Rokcalva






