Perbandingan antara keduanya akan bisa menjadi masukan bagi semua OPD untuk bisa menciptakan inovasi yang bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Lebih jauh ia mengatakan inovasi itu harus dimulai dari fakta dan realita yang dihadapi yang kemudian dibandingkan dengan cita-cita, keinginan terbaik yang ingin dicapai. Jarak antara fakta dan keinginnya itulah yang harus dicarikan solusi, inovasi agar bisa bertemu pada satu titik," katanya.
Ia menilai OPD bidang kesehatan seperti Rumah Sakit yang memiliki dinamika yang tinggi dan berhadapan langsung dengan masyarakat berpotensi besar untuk membuat terobosan dan inovasi pelayanan.
Demikian juga Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik yang bergelut dengan sistem informasi dan teknologi informasi.
(BIRO ADPIM SETDAPROV SUMBAR)
Editor : Berita Minang






