IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

580 Bidang Lahan Tol Masih Terkenda di Sumbar, Tim Pembebasan Bakal Datangi Semua Pemilik Lahan

Wagub Audy Joinaldy berbicara serius dengan Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto disaksikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Anwarudin Sulistiyono di Rapat Koordinasi percepatan Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Padang, Kamis (17/6/2021).
Wagub Audy Joinaldy berbicara serius dengan Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto disaksikan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumbar Anwarudin Sulistiyono di Rapat Koordinasi percepatan Pembangunan Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Padang, Kamis (17/6/2021).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Menurutnya tanah ulayat adalah bentuk kearifan lokal Sumbar karena itu proses sosialisasi pada masyarakat tidak bisa dilakukan dengan bahasa teknis, tetapi bahasa yang komunikatif dengan bahasa adat. Prosesnyapun harus transparan.

Kepala Kantor BPN Sumbar Syaiful mengatakan, pihaknya dalam proses pembebasan berpedoman pada UU 22 tahun 2012. Tahapan pertama adalah identifikasi dan inventarisasi yang dilakukan pengukuran, pemetaan, dan pendataan terhadap bidang tanah yang terdampak trase jalan tol. Hasilnya ada 1486 bidang yang harus dibebaskan dan 212 fasilitas sosial atau umum yang tidak akan diberikan ganti kerugian.

"Tahap II sudah lakukan pengumunan terhadap peta bidang tanah dan daftar nominatif hasil pendataan subjek dan objek hak tersebut, sudah diumumkan 1471 bidang. Progress 99 persen. Artinya ada 1 persen (15 bidang) di Tarok City," ujar Syaiful.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sekarang pihaknya fokus pada 233 bidang (16 persen) untuk dicarikan dokumennya agar segera bisa divalidasi. Selain itu 332 bidang (22 persen) yang belum dimusyawarahkan juga jadi sasaran dokumen yang dimintakan percepatan pembebasan. Sehingga total yang belum bebas 580 bidang lagi. (***)

(BIRO ADPIM SETDA PROV. SUMBAR)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH