IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Walikota Sawahlunto Serahkan Bantuan untuk Korban Tanah Longsor di Kecamatan Barangin

Wako Deri Asta usai penyerahan bantuan bersama korban bencana dan Kepala Desa di Desa Lumindai. Foto: Humas
Wako Deri Asta usai penyerahan bantuan bersama korban bencana dan Kepala Desa di Desa Lumindai. Foto: Humas
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - Korban bencana longsor beberapa pekan silam mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto. Para korban memperoleh bantuan sosial tak terencana dari Walikota Deri Asta senilai Rp 17 juta lebih dan penyaluran bantuan itu dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung kepada warga secara langsung ke lokasi masing-masing, kemarin (15/6/21).

Dilansir Humas, Ada 12 buah rumah masyarakat terdampak tanah longsor yang ditinjau dan diberikan bantuan, di mana semua rumah tersebut terletak di Kecamatan Barangin. Rencananya, untuk rumah terdampak longsor di Kecamatan Silungkang dan Kecamatan Talawi akan menyusul diserahkan dalam waktu dekat ini.

Walikota Sawahlunto Deri Asta dalam penyerahan bantuan tersebut menyampaikan, bantuan ini merupakan peran serta Pemko Sawahlunto dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana. Selain dari Pemko, dari pemerintah desa atau kelurahan setempat juga diarahkan untuk membantu.

"Ada 12 buah rumah terdampak yang kita kunjungi, langsung kita serahkan bantuan berupa uang dengan jumlah bervariasi, sesuai hasil survei dari OPD terkait. Totalnya kita hari ini telah menyerahkan bantuan sosial tidak terencana kepada warga terdampak longsor ini yaitu sebesar Rp. 17.600.000,- (tujuh belas juta enam ratus ribu rupiah)," kata Walikota Deri Asta.

Ditambahkan Walikota Deri Asta, Pemko Sawahlunto dalam memberikan bantuan untuk warga terdampak bencana alam ini juga berkolaborasi dengan Baznas Kota Sawahlunto. Yakni untuk membantu rumah terdampak longsor milik Jusmaniar di Dusun Ladang Laweh, Desa Talago Gunuang Kecamatan Barangin.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Untuk rumah Ibu Jusmaniar, karena kondisinya sudah tidak bisa lagi dibangun di tempat yang sama sehingga harus dibangun di tempat yang baru. Maka tentu membutuhkan biaya yang lebih besar, sementara ibu Jusmaniar ini termasuk warga kita yang kurang mampu, maka itu kita berkolaborasi bersama Baznas. Baznas turut membantu, hari ini langsung bersama kita menyerahkan bantuan. Besar bantuan yang diserahkan Rp. 10 juta," sebut Walikota Deri Asta.

Data yang dilaporkan dari Kepala Bidang Rehab dan Rekon BPBD Sawahlunto, Tri Darma Satria, menyampaikan 12 rumah yang diberikan bantuan tadi itu adalah ; 2 rumah di Dusun Pasar Hilir dan 1 rumah di Dusun Pasar Mudiak (Desa Lumindai). Kemudian 1 rumah di Sumur Waru Kelurahan Durian II, setelah itu 1 rumah di Dusun Ladang Laweh Desa Talago Gunuang.

"Di Kelurahan Lubang Panjang ada 2 rumah. Kemudian 5 rumah di Kelurahan Saringan," ujar Tri Darma Satria.

Bersihkan Saluran Air

Wako Deri Asta mengingatkan, dengan kondisi topografi Sawahlunto dengan kemiringan tanah sangat tinggi sehingga perlu menjadi evaluasi OPD terkait, Pemerintah Desa/Kelurahan hingga masyarakat pemilik rumah agar menyikapi kondisi geografis tersebut agar mempermudah dalam mengambil langkah antisipasi untuk mencegah dampak bencana seperti longsor.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH