Sekretaris Nagari Situjuah Batua Firdaus didampingi Kaur Pemerintahan Yosvan Azwandi dan Kaur Pembangunan Hendra Dt Mudo Anso, mengatakan, inovasi yang dibuat Nagari Situjuah Batua diantaranya adalah "Nagari Bersih dan Nagari Bapitih". Dengan inovasi ini, Pemnag Situjuah Batua mengelola sampah rumah tangga secara serius. Pengelolaan ini berdasarkan Peraturan Wali Nagari Situjuahbatua Nomor 1 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Nagari.
"Pengelolaan sampah nagari yang dilakukan ini, tidak hanya membuat nagari Situjuah Batua bersih dan indah. Namun, juga menjadi solusi atas persoalan banjir bandang yang terjadi setiap musim hujan karena banyaknya sampah yang menyumbat saluran drainase. Selain itu, pengolahan sampah ini juga menjadi sumber Pendapata Asli Nagari bagi Situjuah Batua,. Dimana, pendapatan diperoleh dari iuran sampah, pengolahan sampah dan kompos," kata Firdaus bersama Yosvan Azwandi dan Hendra Dt Mudo Anso.
Selain itu, menurut Yosvan Azwandi dan Hendra, Pemnag Situjuah Batua juga membuat inovasi dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Dengan membuat, Peraturan Nagari Tentang Pencegahan Korupsi, Peraturan Nagari Tentang Hari Absyar, serta adanya peradilan adat dan syarak.
"Kemudian, pada bidang pendidikan, Situjuah Batua juga memiliki sejumlah inovasi. Diantaranya, adanya Rumah Anak Nagari yang digarap bersama perantau sebagai sarana belajar bagi anak nagari. Kemudian, Situjuah Batua juga menyediakan wifi gratis untuk mendukung pembelajaran secara daring. Disamping itu, juga ada pemberian beasiswa pendidikan, pemberian bantuan alat-alat sekolah, dan adanya Sekolah Sepakbola Nagari," kata Yosvan Azwandi bersama Hendra.
Sedangkan pada bidang ekonomi masyarakat, penanggulangan kemiskinan, dan peningkatan kapasitas masyarakat, inovasi yang dimiliki Nagari Situjuah Batua, diantaranya adalah adanya Badan Usaha Milik Nagari (BUMN), Kemduian, adanya Bank Sampah Nagari dan adanya kerajinan anak nagari yang berasal dari pengolahan sampah nagari. Kemudian, juga ada Kelompok Tani dan Gapoktan, ada objek wisata milik nagari, Koperasi Unit Desa dan UKM-Mart, serta adanya home industri dan pasa nagari.
"Di Nagari Situjuah Batua, partisipasi masyarakat juga sangat tinggi. Ini dibuktikan dengan adanya Iuran Cinta Anak dan Kemenakan yang disingkat dengan Nagari Rancak. Iuran ini bentuknya ada iuran wajib bulanan bagi PNS, Pensiunan, pemilik kedail, RMU, dan ruko. Kemudian, juga ada iuran 1 persen hasil pertanian dan iuran peternak. Semua iuran ini dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentu beasiswa pendidikan, bantuan alat sekolah, dan bantuan sembako bagi masyarakat miskin. Kemudian, masyarakat Situjuah Batua juga rutin melaksanakan gotong-royong," kata Wali Nagari Situjuah Batua DV Dt Tan Marajo. (Do)
Editor :






