Dirinya berharap karya guru madrasah itu mampu membawa nama baik Kemenag Solsel khususnya, Kabupaten Solsel pada umumnya.
Bahkan, kepada guru-guru lain diharapkan dapat pula melahirkan inovasi-inovasi dalam karya berbentuk lain, dalam rangka melahirkan generasi milineal yang berilmu dab berkarakter," pinta Fitriyoni.
Baca juga: Dekan FBS UNP Buka Talkshow "Kompas Maba", Bekali Peserta Pengalaman Organisasi dan Prestasi
Tim Dewan Juri Nasional sepakat karya Mas Adi laik bertarung di tingkat Nasional mewakili Sumatra Barat dengan catatan mau dan bisa menyempurnakannya sesuai kritik dan saran yang diberikan.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Karyanya sudah sesuai tema yaitu Aku Milineal Aku Sadar dengan mengarah ke kategori Milenial Sadar Ibadah. Tapi, sebaiknya lebih menekankan nilai ibadahnya lagi dan tidak perlu menambah unsur ke adatan karna sudah terwakili dengan ikon yang telah ada seperti rumah gadang dan bahasa yang digunakan," tandas Anggita.Sama halnya dengan Nasional, Dewan Juri Tingkat Provinsi baik H. M Rifki maupun Efrian dan Yesfi Mira Andria juga memberikan saran dan kritik demi menyempurnakan karya tersebut. AA
Editor : Berita Minang






