IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Bupati Safaruddin Buka Kegiatan Pengabdian Masyarakat Fakultas Pertanian Unand dengan Prokes Ketat

Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo membuka secara resmi kegiatan pengabdian masyarakat, Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand), serta menyerahkan Sertifikat Gratis Redistribusi tanah (Redis) dari Kanwil ATR/BPN Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Kantor Wali Nagari Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, Sabtu (5/6/2021).
Bupati Lima Puluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo membuka secara resmi kegiatan pengabdian masyarakat, Jurusan Tanah Fakultas Pertanian Universitas Andalas (Unand), serta menyerahkan Sertifikat Gratis Redistribusi tanah (Redis) dari Kanwil ATR/BPN Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) di Kantor Wali Nagari Nagari Halaban, Kecamatan Lareh Sago Halaban, dengan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat, Sabtu (5/6/2021).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan penting dukungan semua pihak untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 5M.

"Kalau saja semua elemen disiplin menerapkan Prokes, Insya Allah Kabupaten Limapuluh Kota bisa bebas dari Covid-19," ungkapnya.

Sementara itu Kakanwil ATR/BPN Sumbar Saiful, S.P., M.H., menghimbau agar masyarakat penerima sertifikat tanah Redistribusi dapat memanfaatkan lahan bekas HGU Sosro tersebut untuk menghasilkan produk pertanian yang bermuara pada peningkatan ekonomi masyarakat.

"Kami berharap pemanfaatan sertifikat ataupun lahan ini akan berdampak baik bagi ekonomi masyarakat kedepan. Mudah mudahan ini akan berguna dan dapat mendukung masyarakat dalam berusaha," pungkasnya.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Pada kesempatan tersebut, Dekan Fakultas Pertanian Unand, Dr. Ir. Indra Dwipa, M.S.m mengatakan Unand siap untuk bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota dalam mendukung program swasembada Jagung, terutama mendorong agar tanah Redis segera dapat termanfaatkan.

"Untuk itu kita mendatangkan 7 guru besar, 13 Doktor yang mempunyai kompetensi, dan ahli dalam bidang tanaman Jagung. Harapan kita kedepan Kabupaten Lima Puluh Kota menjadi kawasan yang mandiri di bidang produksi Jagung yang bermuara terhadap peningkatan ekonomi masyarakat," Jelasnya. (Yus)

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH