IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemko Payakumbuh Siapkan Strategi Keluar dari Zona Oranye Covid-19

Walikota Payakumbuh Riza Falepi melaksanakan rapat kerja bersama Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Unsur Forkominda, dan Kepala OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Randang, Balai Kota, Kamis (27/5).
Walikota Payakumbuh Riza Falepi melaksanakan rapat kerja bersama Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Unsur Forkominda, dan Kepala OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Randang, Balai Kota, Kamis (27/5).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Walikota Payakumbuh Riza Falepi melaksanakan rapat kerja bersama Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, Sekretaris Daerah Rida Ananda, Unsur Forkominda, dan Kepala OPD di lingkungan Pemko Payakumbuh di Aula Randang, Balai Kota, Kamis (27/5).

Pemko akan mengambil langkah strategis terkait penanganan Covid-19 ini, ada tiga topik yang dibahas dalam rapat tersebut seperti meningkatkan tracing, vaksinasi, dan kampung Tageh.

Walikota Riza Falepi menjelaskan kalau Presiden dan Menteri Dalam Negeri selalu mewanti-wanti, jangan sampai kasus Covid-19 di Indonesia seperti di India. Di sana pada bulan Oktober-November lalu masih sangat bagus pembatasannya, bahkan PPKM di Indonesia belajar dari India.

"Namun dengan adanya tradisi mereka sehingga menggelar kegiatan keramaian yang luar biasa, akhirnya jebollah pertahanannya," kata Riza.

Riza menjelaskan, progres terakhir Kota Payakumbuh pada minggu kemarin adanya berapa penderita meninggal, ini jauh menarik nilai kebawah, bagaimanapun juga nilai orang yang meninggal poin minusnya besar, kalau sembuh maka dihitung plus. Sehingga saat ini Payakumbuh berada di zona oranye dengan poin 1,93.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Tapi progres minggu ini positif rate kita relatif menurun. Akhir ramadhan lalu ada berada di angka 30, tapi sekarang sekitar 10, dan ada yang dibawah 10. Mudah-mudahan ini menjadi gambaran umum kita sehingga ada kebijakan bisa diambil," ujarnya.

Riza juga mengakui dirinya telah mendesak Gubernur Sumbar dengan meminta vaksin Covid-19 diperbanyak untuk Payakumbuh.

"Memang walaupun pemerintahan otomatis berjalan, bukan serta merta vaksin ini datang. Kita harus juluk, dengan mengirim surat dan kejar gubernur, vaksinasi ini penting untuk membentengi diri dari Covid-19," kata Riza.

Riza juga menerangkan untuk tracing, idealnya bila 1 positif minimal dilakukan kepada 15 orang, sesuai standar WHO. Rasio tracing harus ditingkatkan kedepan, mengejar orang-orang berkontak erat dengan pasien positif.

"Kalau tracing tinggi, zona tidak akan beranjak merah, karena nilai tracing masuk ke dalam poin zona. Meskipun banyak yang positif tapi tracing banyak, kita bisa naik ke zona kuning dan mengejar ke zona hijau," ujarnya.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH