PADANG - Ketua Yayasan Sosial dan Pendidikan Ar-Razzaaq Deby Syafrianda Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) menemui Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah meminta dukungan terhadap Masyarakat peduli warga Palestina, di Istana Gubernuran, Senin (24/5/2021).
Kedatangan Deby Syafrianda bersama Forum Masyarakat Peduli Palestina Indonesia (FMPP-INA) direspon baik oleh Gubernur Mahyeldi dalam melakukan penggalangan donasi satu unit Ambulance dari masyarakat Sumbar untuk dikirim kepada Saudara Muslim di Palestina.
Menurut Mahyeldi, segala tindakan Israel tidak dibenarkan sama sekali, termasuk yang baru-baru ini membombardir Gaza, membunuh anak-anak, dan perempuan Palestina.
Tidak hanya itu saja, polisi juga menyerang jemaah yang salat di Masjid Al-Aqsa sehingga sedikitnya 205 warga Palestina diberitakan terluka setelah aksi tersebut. Israel telah melakukan pelanggaran yang berat terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) dengan melakukan penyerangan kepada warga sipil Palestina.
"Untuk itu kita selaku pemerintah provinsi sumbar mendukung kegiatan yang di buat Yayasan Sosial dan Pendidikan Ar-Razzaaq untuk membantu masyarakat palestina," kata Mahyeldi.
Indonesia dan Palestina memiliki hubungan yang sangat erat yang merupakan salah satu negara yang mendukung dan mengakui kemerdekaan Indonesia pertama kalinya. Bahkan Indonesia sangat membela hak-hak dan kebebasan rakyat Palestina dan mendukung perjuangan rakyat Palestina.
"Kita berharap pada pemerintah dan masyarakat Indonesia tidak usah ragu untuk membantu warga Palestina. Kita semua ingin menyaksikan akan keseriusan dan langkah kongkrit dari pemerintah pusat menggerakkan masyarakat untuk membantu Palestina," ucapnya.
Gubernur menjelaskan bahwa, Indonesia adalah negara sahabat Palestina. Apalagi Sumatera Barat yang memiliki hubungan erat dengan Palestina yang sudah terjalin sejak lama. Ibu Kota Sumbar, Kota Padang telah menjalin kerja sama kota kembar (sister city) dengan Kota Beit Lahia yang berada di utara Jalur Gaza, Palestina.
Hubungan itu berlanjut ketika secara khusus Wali Kota Beit Lahia memberikan bantuan kemanusiaan saat Padang luluh lantak dihantam gempa 30 September 2009.
Editor : Berita Minang






