IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

111 Orang Balon Wali Nagari di Pessel Ikuti Tes Kompetensi Dasar

Sebanyak 111 orang Bakal Calon (Balon) Wali Nagari yang akan mengikuti Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak pada 8 Juni 2021 mendatang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) Selasa (18/5) di SMPN 1 Painan.
Sebanyak 111 orang Bakal Calon (Balon) Wali Nagari yang akan mengikuti Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak pada 8 Juni 2021 mendatang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) Selasa (18/5) di SMPN 1 Painan.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAINAN - Sebanyak 111 orang Bakal Calon (Balon) Wali Nagari yang akan mengikuti Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) serentak pada 8 Juni 2021 mendatang di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) Selasa (18/5) di SMPN 1 Painan.

"Pelaksanaan TKD dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDP2KB) Pessel, Wendi, Selasa (18/5) di SMPN 1 Painan

Dikatakan, Bakal Calon Wali Nagari yang mengikuti TKD itu merupakan nagari yang memiliki Bakal Calon Wali Nagari lebih dari lima orang. Sebab setiap nagari peserta Pilwana, Bakal Calon Wali Nagarinya masing masing hanya dibolehkan paling banyak lima orang.

"Untuk mendapatkan calon lima orang dilakukan tes TKD yang berisikan 80 butir soal," tututnya.

Dijelaskan, bahwa TKD dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Managemen Fakultas Ekonomi (LMFE) Universitas Andalas (Unand) Padang.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Dipilihnya Unand karena perguruan Tinggi Negeri (PTN) ini memang telah teruji integritas dan kapabilitasnya. Dalam melakukan pengujian, lembaga bekerja secara profesional," terangnya.

Berdasarkan hal itu, sehingga tidak ada pihak yang bisa membantu untuk diluluskan kecuali kemampuan dirinya sendiri dalam menjawab soal-soal yang diajukan.

Kisi-kisi soal terdiri dari, Pancasila, UUD, pengetahuan tentang pemerintahan desa/nagari, pengetahuan umum dan pengetahuan tentang adat.

Diungkapkannya bahwa semua peserta setelah mengikuti ujian nanti dipersilahkan sendiri untuk menghitung jumlah nilai yang mampu diraupnya.

"Kami meyakini, bahwa dengan cara-cara yang baik, terukur dan jujur maka dihasilkan calon wali nagari yang insya Allah memiliki kapasitas yang memadai untuk berkompetisi pada Pilwana 8 Juni 2021 mendatang itu," harapnya.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH