IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Plh Bupati Solsel Buka Bimtek Penyajian Data Statistik Sektoral

Plh Bupati Solsel, Doni Rahmat Samulo saat membuka Bimtek Penyajian Data Statistik Sektoral di Wisma Umi Kalsum, Rabu (14/4/2021). Afrizal. A
Plh Bupati Solsel, Doni Rahmat Samulo saat membuka Bimtek Penyajian Data Statistik Sektoral di Wisma Umi Kalsum, Rabu (14/4/2021). Afrizal. A
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG ARO - Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) sebagai wali data di Kabupaten Solok Selatan, diharapkan untuk terus mengawasi data sektoral pada masing-masingOrganisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu juga harus terus menjalin kerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai pembina data, disampingBadan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai pengguna data di daerah.

Bahkan, bertugas dengan amanah dalam mengumpulkan data, kemudian disampaikan dengan benar, valid, dan bisa di pertanggungjawabkan untuk dipergunakan, adalah sebuah harapan yang diinginkan bagi Kominfo, " kata Plh Bupati Solsel, Doni Rahmat Samulo saat membuka kegiatan Bimbingan Teknologi (Bimtek) Penyajian Data Statistik Sektoral di Wisma Umi Kalsum, Rabu (14/4/2021).

Kegiatan yang menghadirkan narasumber dari BPS Solsel, M. Razi (Ka. BPS), Harrya (Kasi BPS), dan dihadiri Kadis Kominfo, Syamsurizal, Plt. Kabid Statistik dan Persandian, Afriwilna. Adapun peserta diantaranya dari utusan OPD, Badan Usaha Milik Negara (BUMD), dan Instansi vertikal lainnya.

"Sejatinya penyusunan data statistik diperlukan adanya sinkronisasi antar OPD, agar menjadi pedoman dalam penyusunan data statistik sektoral untuk mencapai kesesuaian data," jelas Doni.

Sementara itu, Afriwilna menjelaskan, kegiatan Bimtek ini menjadi penting untuk mempercepat pengumpulan data sektoral di masing-masing OPD dan dari produsen data dalam mengisi data sektoral menuju satu data dan agar tercapainya data statistik sektoral yang lebih berkualitas dan akurat.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Sebagaimana tertuang dalam Perpres Nomor 39 tahun 2019 Tentang satu data Indonesia juga di tegaskan, bahwa untuk memperoleh data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dibagi pakaikan," tambah Afriwilna.

Akhir dari kegiatan ini tentu akan lahirlah satu kesamaan dalam menghasilkan data untuk dipergunakan sebagai alat pengendali dan evaluasi terhadap pelaksanaan suatu kegiatan. Selain itu juga akan terhindar dari banyak versi yang diperoleh dari berbagai sumber.

"Muaranya tentu akan lahir kesamaan persepsi data yang akuntable dan berkesinambungan," harap Afriwilna. AA

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH