PADANG ARO - Intensitas hujan yang cukup tinggi beberapa hari ini mengakibatkan tanah longsor, hingga menutup badan jalan Provinsi di Jorong Tandai Simpang Tigo, Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan sekitar pukul 13.30 WIB, Senin (29/3/2021).
Sedikitnya tanah longsor itu menutup akses jalan sepanjang 20 meter dengan ketinggian material longsor setinggi 5 meter. Akibatnya warga empat jorong dinagari tersebut tidak bisa melewati.
Keempat warga jorong terhalang untuk lewat oleh material longsor tersebut, Jorong Tandai Simpang Tigo, Jorong Tandai Tangah, Jorong Tandai Ateh, dan Jorong Tandai Bukit Bulek dengan jumlah penduduk 500 KK dan lebih kurang 2500 jiwa.
Guna membuat akses jalan tersebut lancar, TIM TRC dan anggota Pusdal Op BPBD Solok Selatan langsung menuju kelokasi dengan mengerahkan satu unit Will Loader.
Kepala BPBD Solok Selatan Richi Amran dilokasi kejadian membenarkan adanya bencana tanah longsor tersebut.
Dalam musibah bencana tanah longsor ini ada sejumlah warga atau KK yang terjebak, dan tim TRC BPBD langsung mengevakuasi warga terjebak itu.
"Berkat bantuan warga setempat, tim gabungan TNI, Polri, pukul 19.00 WIB jalan sudah bisa dilewati," katanya. AA
Editor : Berita Minang






