IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemko Padang Panjang Berjuang jadi Kota Literasi UNESCO

Walikota Padang Panjang H Fadly Amran memberikan pengarahan dalam rangka mempersiapkan diri menjadi Kota Literasi UNESCO di Ruang VIP, Rabu (17/3).
Walikota Padang Panjang H Fadly Amran memberikan pengarahan dalam rangka mempersiapkan diri menjadi Kota Literasi UNESCO di Ruang VIP, Rabu (17/3).
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Pemerintah Kota Padang Panjang berkeinginan kuat menjadi Kota Literasi UNESCO. Untuk mewujudkannya, jajaran pemerintah kota berjuluk Serambi Mekkah ini mempersiapkan proposal pengusulan (dossier) secara serius dan matang.

Selain semangat yang diperlihatkan berbagai unsur baik dari pemko, praktisi dan akademisi, hal tersebut juga tampak dari keterlibatan langsung Walikota H Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano memberikan arahan poin-poin yang perlu dimasukkan dalam dossier pada rapat yang digelar, di Ruang VIP, Rabu (17/3).

Fadly menilai, potensi mengangkat Padang Panjang sebagai Kota Literasi berskala dunia sangat tepat, lantaran sejarah dan semangat literasi yang dipertahankan hingga kini. "Kita bisa lihat kehadiran penggiat literasi, komunitas-komunitas, TBM, masyarakat yang menyelenggarakan acara berbasis literasi secara badoncek, ini perlu menjadi bagian dijelaskan dalam penyusunan dossier," kata Fadly.

Penerjemahan istilah-istilah bahasa daerah ke dalam bahasa Inggris diminta harus tepat sehingga mudah dipahami pada dossier tersebut. Wako Fadly meminta penguatan literasi adat turut menjadi poin. Di samping itu, perlu dijelaskan tokoh-tokoh literasi baik dari dahulu hingga sekarang.

"Lebih Etnic dan Struggle, jangan lupa unsur ekonomi kreatifnya," ujar Wako.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sedangkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Alvi Sena menyampaikan, program Kota Literasi UNESCO merupakan bagian dari Jaringan Kota Kreatif yang diluncurkan tahun 2004 lalu dan sekarang memilki anggota di bidang kreatif sebanyak tujuh kota.

"Bidang kreatif lainnya adalah Kriya dan Seni Rakyat, Disain, Film, Gastronomi, Seni Media dan Musik," ungkapnya.

Adapun di antara Kota Literasi UNESCO saat ini adalah Barcelona-Spanyol, Milan-Italia, Manchester-Inggris, Seattle, Amerika Serikat, dan Baghdad-Iraq. (harris/lex)

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH