IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wabup Tanah Datar: Fokus Pembangunan Pada Hal Yang Sangat Mendesak Bagi Masyarakat

Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian saay ikuti Musrenbang Kecamatan di Gedung SKB 2 Tanah Datar di Kecamatan Sungai Tarab. Foto: Humas Tanah Datar
Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian saay ikuti Musrenbang Kecamatan di Gedung SKB 2 Tanah Datar di Kecamatan Sungai Tarab. Foto: Humas Tanah Datar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Batusangkar - Rencana prioritas pembangunan di kecamatan sudah melalui tahapan musrenbang ditingkat nagari dan itu juga sebagai langkah awal ditingkat kecamatan, namun itu juga harus menjadi kajian mana yang lebih penting terlebih dahulu.

Hal itu dikatakan Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian ketika Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan di Gedung SKB 2 Tanah Datar di Kecamatan Sungai Tarab, Selasa (09/03).

Dikatakan Wabup saat pandemi ini pembangunan difokuskan pada hal yang sangat mendesak bagi kebutuhan masyarakat, "dimasa pandemi ini kita prioritaskan untuk yang urgen terlebih dahulu,"ujarnya.

Menurut Wabup pembangunan fisik juga harus dibarengi dengan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) nya.

Wabup Richi juga menyampaikan untuk menunjang pariwisata diharapkan satu pernagari itu ada ivent yang dapat diangkat dan hal ini juga harus ditunjang dengan ketersediaan jaringan komunikasi yang memadai, karena berbagai ivent ini juga harus terpublikasi dan dipromosikan diberbagai media dengan baik.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Kita secara bertahap akan mengembangkan jaringan telekomunikasi hingga ke nagari-nagari, sehingga tidak ada lagi wilayah di Tanah Datar yang tidak terjangkau jaringan internet,"harap Richi.

Wabup Richi juga menyampaikan saat ini dana dari pusat DAU yang cukup besar dipotong dan juga APDB mengalami devisit ditambah lagi recofusing anggaran untuk penanganan pandemi covid-19.

Hal senada juga dikatakan Kepala Baperlitbang Alfian Jamrah yang menyebut saat ini di Tanah Datar sedang mengalami penurunan pada sektor perekonomian, imbas dari covid-19.

"Laju perekonomian kita turun anjlok dari 4,99 minus hingga 1,13, tidak biasanya hal ini terjadi, begitu juga PDRB yang dilihat dari pendapatan perkapita masyarakat dari Rp37,28 juta menjadi Rp35,49 juta pertahun,"ujarnya.

Ketua DPRD Tanah Datar Anton Yondra mengatakan akibat covid ini banyak program dan kegiatan yang tidak terlaksana termasuk dari dana Pokok Pikiran (Pokir) Anggota Dewan yang tidak terealisasi.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH