Menurut Nasrul, selain di sektor kepariwisataan, juga ada banyak nilai-nilai strategis yang hendak dicapai terutama dari sisi tourism, olah raga hingga ekonomi, melalui ive Tour de Singkarak ini.
"Banyak nilai strategis yang ingin kita capai. Jadi bukan sekedar ajang balap sepeda semata. Kita juga ingin meningkatkan potensi dan mengedukasi masyarakat tentang keanekaragaman potensi wisata alam, budaya dan minat khusus di Sumbar," terang Nasrul Abit, Rabu 23 Oktober 2019.
Dari sisi olah raga, sambung Nasrul Abit, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ingin memantapkan posisi Tour de Singkarak dalam kalender UCI sebagai iven balap sepeda unggulan berkelas dunia, menyajikan perlombaan balap sepeda profesional sehingga dapat mendorong berkembangnya industri wisata berbasis olah raga terutama balap sepeda.
Diketahui, Pebalap Australia, Jesse Ewart dari tim Sapura Cycling Team (Malaysia), hingga kini masih tampil konsisten dan mempertahankan posisi klasemen sementara. Ia bertengger diurutan pertama dengan torehan total waktu 5 jam 25 menit 53 detik. (Tim Media TdS 2019)
Editor :






