IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Padang Panjang Siap jadi Kota Literasi UNESCO

Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, memimpin rapat persiapan pengusulan jadi Kota Literasi UNESCO,  di ruang VIP Balaikota, Kamis (25/2). Turut hadir Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Haris Satria dan Yusrizal KW, Kepala DPK Alvi Sena, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Maiharman, serta dinas terkait.
Wakil Walikota Padang Panjang Asrul, memimpin rapat persiapan pengusulan jadi Kota Literasi UNESCO, di ruang VIP Balaikota, Kamis (25/2). Turut hadir Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Haris Satria dan Yusrizal KW, Kepala DPK Alvi Sena, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Maiharman, serta dinas terkait.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Ingin mengusulkan Padang Panjang sebagai Kota Literasi ke UNESCO (Badan Kebudayaan PBB), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) menggelar rapat persiapan.

Rapat berlangsung di ruang VIP Balaikota, Kamis (25/2), yang dihadiri Wakil Walikota Asrul, Tim Percepatan Pembangunan (TPP) Haris Satria dan Yusrizal KW, Kepala DPK Alvi Sena, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Maiharman, serta dinas terkait.

Disebutkan Asrul, mengusulkan Padang Panjang sebagai Kota Literasi ke UNESCO, harus mempunyai kesiapan yang matang. Perlu kerja keras dan kesiapan yang mendukung untuk bisa sampai pada posisi itu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Perlihatkan keseriusan dan ketulusan, kalau kita memang benar-benar menginginkan hal demikian. Jangan sampai nanti kita hanya melaksanakan setengah jalan. Tunjukkan semangat kita bersama bahwa kita bisa mencapainya dengan mempersiapkan kriteria sesuai yang telah ditetapkan UNESCO," ujar Asrul.

Kriteria yang diminta UNESCO, jelasnya, seperti kualitas, kuantitas dan keragaman penerbitan di kota. Kualitas dan kuantitas program pendidikan yang berfokus pada literasi dalam atau luar negeri di tingkat dasar, menengah dan tinggi. Serta sastra, drama atau puisi yang memainkan berperan penting di kota.

"Mari seleksi mana saja yang termasuk dalam kriteria yang ditetapkan. Sesuaikan dengan program dan kegiatan yang telah ada dan dilakukan di Padang Panjang," tambahnya.

Sementara itu Haris Satria mengharapkan, untuk pengusulan yang akan dilakukan jangan sampai predikat kota literasi ini hanya sekadar untuk mendapat sertifikat dan lalu jadi pajangan. Harus ada kesinambungan kegiatan yang membuktikan Padang Panjang layak sebagai kota literasi. (cici/lex)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH