IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pesta Pernikahan Deri Asta Wako Sawahlunto Terapkan Prokes Ketat

Wawako Zohirin Sayuti selaku panitia alek Deri Asta saat konpers didampingi Sekdako Ambun Kadri dan sejumlah pejabat Pemko (Foto: Iyos)
Wawako Zohirin Sayuti selaku panitia alek Deri Asta saat konpers didampingi Sekdako Ambun Kadri dan sejumlah pejabat Pemko (Foto: Iyos)
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

SAWAHLUNTO - H.Zohirin Sayuti, selaku Panitia alek pernikahan Deri Asta, SH Walikota Sawahlunto dengan dr.Meivyta Belani Husman,MPH mengingatkan semua undangan untuk dapat memahami penerapan protokoler kesehatan terhadap COVID-19 disaat pelaksanaan peresmian pernikahan kedua penganten. Hal itu menurut Zohirin perlu dilakukan sebagai upaya memberi contoh yang baik kepada masyarakat ditengah menghadapi pandemi saat ini.

Menurut Zohirin dalam keterangan persnya didampingi Sekdako Ambun Kadri, Asisten II Dedi Ardona, beserta sejumlah unsur pejabat lainnya yang terlibat dikepanitiaan alek menyebutkan, undangan yang disebar kepada para kolega, sahabat, dan rekan lainnya baik yang ada di lokal Sawahlunto maupun dari luar daerah ada sekitar 1500 undangan. Untuk hikmatnya alek tersebut, pihak panitia memberlakukan aturan mengacu kepada protokol kesehatan COVID-19 dan menghindari terjadinya penumpukan massa undangan.

Menyikapi hal itu, panitia alek mengalokasikan durasi waktu dari pukul 9 hingga 11 wib yang mana pihak tuan rumah akan melayani undangan dari lokal Sawahlunto, sementara untuk undangan lainnya dari luar Sawahlunto akan diatur setelah itu. Dalam acara itu, lanjut Zohirin tuan rumah meniadakan buku tamu, meja makan dan kursi, serta tidak memberikan kesempatan untuk berjabat tangan apalagi merangkul penganten. Tapi cukup mengucapkan isyarat ucapan selamat yang sudah diatur dalam jarak tertentu.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Tuan rumah sangat ketat memberlakukan protokoler kesehatan, undangan tidak melakukan pengisian buku tamu, tidak disediakan kursi dan meja, tapi menyediakan nasi kita yang dibawa pulang. Menghindari terjadinya penumpukan dan antrian tamu serta tak ada acara salaman tapi cukup memberi isyarat mengucapkan selamat kepada kedua mempelai. Semua itu diterapkan untuk menjaga jangan sampai alek ini dianggap menjadi klaster penularan Corona virus COVID-19." Ungkap Zohirin.

Lebih jauh disampaikan, 1500 undangan tersebut merupakan undangan bersifat tertutup alias sangat terbatas dan tidak terbuka. Dengan demikian, ucap Zohirin, tidak semua simpatisan, kalangan PNS, rekan dan sahabat lainnya yang di undang. Dengan segala hormat mohon dapat dimaklumi dan dimengerti terhadap kondisi yang diberlakukan demi kebaikan bersama dalam menghindari terjadinya penularan pandemi COVID-19.

"Untuk tamu undangan akan dibagi 5 seksi yang disesuaikan dengan durasi waktu sampai jam 6 sore. Untuk diketahui, semua tamu atau undangan termasuk uandangan VIP pemberlakuan pelayanannya akan disamakan tak disediakan meja dan kursi. Sekali.lagi, mohon dapat dimaklumi " Tambah dia. (Iyos)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH