IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Kota Pariaman Terpilih Kegiatan Terpadu BBPOM

Asisten II Setdako Pariaman, Sekdis Kesehatan Kota Pariaman, saat audiensi dengan Kepala BBPOM Padang Firdaus Umar.
Asisten II Setdako Pariaman, Sekdis Kesehatan Kota Pariaman, saat audiensi dengan Kepala BBPOM Padang Firdaus Umar.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

Pariaman - Kota Pariaman termasuk satu dari 4 kabupaten/ kota di Provibsi Sumatera Barat yang akan ikut dalam kegiatan terpadu keamanan pangan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) tahun 2021. Tiga kabupaten/kota lainnya yang ikut kegiatan ini yakni Kota Sawah Lunto, Kabupaten 50 Kota, dan Kabupaten Tanah Datar.

Hal ini diketahui saat audiensi Kepala BBPOM dengan Pemerintah Kota Pariaman yang diikuti Asisten II Sekretariat Daerah Sumiramis, Sekretaris Dinas Kesehatan, Lucyanel Arlem, Kadis Kominfo, Hendri, dan beberapa OPD terkait, di Ruang Rapat Balaikota Pariaman, Selasa (9/2/2021).

Dalam kesempatan itu, Kepala BBPOM, Firdaus Umar menyampaikan tentang program Desa Pangan Aman, Pangan Jajan Anak Sekolah, dan Pasar Aman berbasis Komunitas sebagai program terpadu yang akan dilaksanakan oleh BBPOM yang baru dilantik pada tanggal 02 Oktober 2020 lalu.

"Kota Pariaman adalah salah satu dari 4 kabupaten/kota yang kita pilih dalam kegiatan terpadu ini, disamping Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Tanah Datar, Kota Sawahlunto, dan Kota Pariaman. Terpilihnya Kota Pariaman karena terjalinnya koordinasi yang sangat baik antara kami dengan Pemerintah Kota Pariaman sehingga, kita memilih Kota Pariaman ini untuk kita lakukan intervensi kegiatan terpadu ini," ujar Kepala BBPOM.

Untuk Kota Pariaman ada beberapa Desa dan Kelurahan yang akan diintervensi dan nantinya akan dipilih dua desa atau kelurahan diantaranya, Kelurahan Kampung Perak, Kelurahan Jalan Baru, Kelurahan Lohong dan Desa Sei.Pasak.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Sedangkan untuk pasar rencananya kami akan intervensi Pasar Pariaman yang akan diresmikan dan pasar Kuraitaji sebagai cadangan, kemudian juga ada beberapa sekolah SD, SLTP, dan SMK yang juga akan kami intervensi, semua itu dilakukan setelah melakukan kordinasi dahulu dengan pihak terkait yang mana yang akan kita pilih nantinya," kata Firdaus Umar lebih lanjut.

Beliau berharap tahun 2021 ini Kota Pariaman akan menjadi percontohan. "Untuk meraih semua itu kita akan lakukan intervensi penuh. Selain itu untuk Bappeda di tahun 2022 kita minta untuk bisa dianggarkan terkait dengan replikasi kegiatan ini," sebut Firdaus yang didampingi Koordinator Bidang Infokom Fifiyani dan anggota.

Sedangkan Asisten II Setdako Pariaman, Sumiramis, mewakili Pemerintah Kota Pariaman dan OPD terkait memberikan dukungannya dan siap berkolaborasi dengan BBPOM di Padang tentang intervensi kegiatan terpadu keamanan pangan ini.

Ditambahkan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pariaman Lucyanel Arlem, salah satu upaya keberhasilan program ini adalah perlunya komitmen yang tinggi dari semua pihak, utamanya pemerintah daerah guna mewujudkan kemandirian pangan, termasuk keamanan pangan di wilayahnya.

"Desa Pangan Aman ini akan menjadi model atau replikasi bagi pemda kabupaten/kota lainnya sebagai basis peningkatan keamanan pangan hingga tingkat individu di wilayah masing-masing," pungkasnya. *

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH