IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias Resmikan RSUD Termegah di Sumbar

Pemotongan pita oleh Wako Ramlan sebagai tanda diresmikannya gedung RSUD Bukittinggi, gambar bawah.
Pemotongan pita oleh Wako Ramlan sebagai tanda diresmikannya gedung RSUD Bukittinggi, gambar bawah.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias resmikan pemakaian gedung RSUD termegah di Sumbar,senin (18/01) dalam suatu acara di lokasi bangunan yang ditandai dengan pemotongan pita serta pembukaan selubung papan nama.

Pembangunan RSUD Bukittinggi ini, di awali sejak lima tshun lalu dengan pembentukan dans cadangan pada APBD Kota Bukittinggi dan serta menggunakan mekanisme pengganggaran tahun jamak untuk pembangunan pisiknya dimulai 2018-2020.

Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bukittinggi yang berlokasi di jalan By Pass, Kubu Gulai Bancah itu, di apresiasi banyak pihak, karena desainnya dan kualitas pekerjaannya sangat naik, walaupun pekerjaannya terlambat dari scedul,sehingga pelaksana dikenakan denda atas keterlambatan itu.

Tampak hadir pada acara peresmian itu, Forkopimda Kota Bukittinggi, pimpinan rumah sakit dan klinik se-kota Bukittinggi, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Pembangunan RSUD tersebut menurut Kepala Dinas Kesehatan, Drg. Yandra Ferry, merupakan upaya Pemerintah Kota untuk memenuhi hak masyarakat dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan rujukan dari.pelayanan dasar di tingkat Puskesmas.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Seperti tertuang dalam RPJMD tahun 2016-2021.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Drg. Yandra Ferry, RSUD Bukittinggi merupakan rumah sakit tipe C, dilengkapi dengan fasilitas yang memenuhi standar rumah sakit tipe C sesuai dengan regulasi yang berlaku (Permenkes No.3 Tahun 2020), seperti fasilitas 100 tempat tidur, juga dilengkapi dengan fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang terintegrasi dengan pelayanan obstetri neonatal esensial komprehensif (PONEK) untuk penanganan gawat darurat persalinan yang sudah disertai dengan 1 (satu) ruang operasi, laboratorium dan ruang radiologi dengan peralatan mutakhir.

Total pendanaan untuk pembangunan RSUD (termasuk pengadaan alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya), mencapai Rp150.574.672.420,-. Untuk operasionalisasi, RSUD Bukittinggi akan diperkuat dengan jumlah personil sebanyak 227 orang, sudah termasuk tenaga kebersihan dan pengamanan.

Dalam sambutannya, Wako Ramlan sebutkan perjalanan dalam mewujudkan pembangunan RSUD Bukittinggi cukup berliku, antara lain penyelesaian permasalahan aset tanah. Selanjutnya Wako Ramlan sampaikan seyogianya RSUD Bukittinggi sudah dapat beroperasi, namun sesuai rekomendasi dari Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Kemendagri, dinyatakan bahwa pelantikan pejabat RSUD Bukittinggi baru dapat dilakukan oleh Wali Kota terpilih pada Pemilukada 2020. Mengakhiri sambutannya, Wako Ramlan juga harapkan kehadiran RSUD dapat mendorong geliat perekonomian masyarakat sekitar, katanya. ( Yus )

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH