PADANG ARO - Membangun informasi yang lebih akurat dan dapat dipercaya Pemkab. Solsel terus melakukan penguatan wawasan mitra kerja diantara para wartawan yang ada di daerah tersebut, melalui kegiatan pelatihan Jurnalistik.
Pelatihan Jurnalistik yang betemakan ' Jurnalisme Cepat, Akurat, Kritis & Anti Hoax tersebut melibatkan seluruh wartawan di Solsel yang berjumlah 28 orang. Adapun pelaksanaannya selama tiga hari di sebuah hotel di Bukit Tinggi.
Bahkan menurut Kasubag. Kehumasan dan Pelayanan Media Massa, Rita Anggraini, S. TP, selaku pelaksana kegiatan sangat berharap pada wartawan untuk dapat menyerap ilmu dari para nara sumber yang akan memberikan materi pada pelatihan.
Adapun nara sumber yang dihadirkan untuk memperkuat wawasan wartawan Solsel tersebut diantaranya, Redaktur Tagar.id, Rifa Yanas, Komisioner Komisi Informasi (KI) Sumbar Bidang Kelembagaan, Tanti Endang Lestari, dan Fotografer otodidak terkenal di Medsos, Erison J Kambari.
Rita Anggraini di kesempatan itu juga berharap, kedepan para wartawan akan lebih bisa menjalankan aktifitasnya lebih profesional untuk mendukung pembangunan yang dilakukan di kabupaten berjuluk ' Nagari Saribu Rumah Gadang' ini.

Kabag Humas Firdaus Firman (tengah), nara sumber dari KI Sumbar, Tanti Endang Lestari (kanan) dan Kasubag Kehumasan dan Pelayanan Media Massa, Rita Anggraini, S. TP (kanan) saat pelatihan Jurnalistik wartawan Solsel di Bukit Tinggi.
Sementara itu Kabag Humas Setdakab. Solsel, Firdaus Firman, S. IP saat membuka acara menekankan pada peserta pelatihan yang terdiri dari wartawan media cetak, online dan elektronik (pers-red) tetap diharapkan menjalankan fungsi kontrolnya, yang semuanya bertujuan bagaimana pers dapat bangkit dan terus tumbuh sebagai bagian dari pilar-pilar demokrasi di Solsel.
Bahkan berita yang ditulis dan diterbitkan diharapkan untuk disesuaikan dengan kondisi zaman yang membutuhkan kecepatan, ketepatan/keakuratan, berimbang, dan anti hoax," jelas Firdaus Firman alia Ajo itu.
" Pelatihan yang diadakan ini, untuk lebih meningkatkan kapasitas dan insting seorang wartawan, serta memberikan atau untuk mengingatkan kembali membuat pemberitaan yang lebih mumpuni,"ujar Firdaus Firman.
Editor :






