IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Begini Penjelasan BMKG Terkait Gempa Bumi Tektonik Mag:5.3 di Pesisir Selatan

BMKG
BMKG
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

JAKARTA -Rabu, 18 November 2020 pukul 11.41.59 WIB wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M=5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 1,75 LS dan 100,42 BT , atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 47 km arah Barat Daya Kota Painan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat pada kedalaman 46 km.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG dalam akun resminya, Rabu (18/11/2020) menyampaikan analisis Gempa Bumi Tektonik di Pesisir Selatan, sebagai berikut:

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault).

Dampak Gempabumi:

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Guncangan gempabumi ini dirasakan di Painan, Tua Pejat III-IV MMI ( Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Solok Selatan II-III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), Pasaman, Pasaman Barat, Sijunjung II MMI ( Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang ). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan:

Hingga hari Rabu, 18 November 2020 pukul 12.00 WIB, Hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock).

Rekomendasi:

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH