WASHINTON DC - Tahun 1958, Shyamala Gopalan, seorang mahasiswi biologi dari Tamil Nadu, India berusia 19 tahun tiba di Berkeley, California untuk melanjutkan kuliah di University of Berkeley. Tahun 1961, mahasiswa ekonomi bernama Donald J. Harris juga tiba di Berkeley dari Jamaika untuk melanjutkan studinya. Shyamala dan Donald bertemu dalam sebuah acara demo di kampus, berkenalan dan kemudian menikah tahun 1963. Mereka dikaruniai dua anak perempuan, Kamala lahir 20 Oktober 1964 di Oakland, California dan Maya lahir 30 Januari 1967 di Urbana-Champaign, Illinois.
Kamala dan Maya menghabiskan masa kecil mereka di Berkeley, mulai masuk TK diantar oleh ibunya ke tempat penjemputan bus sekolah, kemudian ibunya berangkat ke kampus untuk menyelesaikan risetnya. Sayang sekali, pada saat Kamala baru berusia 7 tahun, Shyamala dan Donald bercerai. Shyamala tetap melanjutkan kuliahnya dan meraih gelar doktor pada usia baru 25 tahun. Walaupun cerai, Kamala masih sering bertemu dengan ayahnya saat weekend.
Dalam setiap kesempatan, Kamala tidak lupa dengan ibunya, single mom, yang membesarkan dia dan adiknya sambil mengajar di kampus. Bagi Kamala, ibunya adalah seorang pahlawan yang akhirnya meninggal 2009 lalu akibat kanker usus. "I'm the daughter of a mother who broke down all kinds of barriers. Shyamala Harris was no more than five feet tall, but if you ever met her you would think she was seven feet tall. She had such spirit and tenacity and I'm thankful every day to have been raised by her," tulis Kamala pada Mother's Day. Kalau saja ibunya masih ada, pasti akan sangat bangga melihat anaknya menjadi wakil presiden perempuan pertama di negara adidaya ini. Congratulation Ms. Vice-President-elect, Kamala Harris. (***)
Laporan: Irawan Nugrogo (Washington DC)
Editor : Berita Minang






