"Minimal harus terprogram secara rutin latihan baris berbaris, serta kewajiban untuk olahraga lari setiap harinya," ujarnya mencontohkan.
Jasman juga mengapresiasi atas kinerja dan semangat Satpol PP dan Damkar, yang terus bekerja di tengah keterbatasan yang dimiliki.
Sementara itu, Kasatpol PP dan Damkar Epli Rahmat mengatakan bahwa peningkatan kapasitas para personil diakui belum maksimal, dikarenakan ketiadaan anggaran untuk pelatihan untuk personilnya.
Termasuk menurutnya kurangnya alokasi anggaran operasional sehingga kegiatan penindakan dan penegakan perda belum berjalan secara maksimal.
Untuk itu, Epli menyampaikan permohonannya kepada Pjs Bupati agar Satpol PP dan Damkar diberikan kesempatan untuk memperbaiki struktur anggaran dan tambahan anggaran sedikit saja untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Saat ini kita baru punya 4 mobil damkar, sedangkan kecamatan di Solok Selatan sendiri berjumlah 7 kecamatan, sehingga mobil damkar ini perlu kita upayakan penambahannya," jelasnya.
Epli juga mejelaskan bahwa saat ini PNS pada Satpol PP dan Damkar berjumlah 35 orang, TKD pada Pol PP 120 orang, dan TKD Damkar sebanyak 80 orang. Untuk gaji TKD pada Pol PP sebesar Rp 750 rb/bln, ditambah dengan uang piket dan transportasi bagi tenaga damkar. AA
Editor :






