PADANG - Sumatera Barat kembali kehilangan putra terbaik, tokoh pendidikan yang dermawan dengan meninggalnya Pendiri Yayasan UPI YPTK Padang, Herman Nawas.
Kepergian almarhum menghadap sang ilahi diduga akibat serangan jantung. Almarhum diinformasikan meninggal mendadak di kediamannya di Gurun Laweh, Kota Padang, Sabtu (31/10/2020) pulul 19.17 WIB.
"Almarhum tidak ada sakit apapun sebelum meninggal. Beliau meninggal mendadak saat dirumah. Mungkin serangan jantung. Sempat shalat maghrib dulu, selepas itu pusing dan tidak sadarkan diri di rumah," sebut Humas UPI YPTK, M. Reza Putra dilansir dari Covesia.com, Sabtu (31/10/2020) malam.
"Dishalatkan dulu di mesjid UPI besok setelah Zhuhur. Kemudian di bawa ke pemakaman umum Batuloyo, dekat kediaman almarhum," sebut Reza.
Sebelumnya, pesan berantai di aplikasi Whatsapp santer beredar tentang kabar meninggalnya Herman Nawas. Kabar ini memberitahu pendiri yayasan UPI YPTK meninggal dunia.
"Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji'uun.. Telah berpulang ke Rahmatullah Orang Tua kita Bapak H. HERMAN NAWAS.. Semoga Husnul Khatimah dan ditempatkan di Syurga Allah SWT. Alfatihah. Aamiin.Jam 19.17" terang pesan berantai tersebut. (MR)
Editor :






