IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pembangunan Transmigrasi Sumbar, Tim Kemendes PDTT Lihat RMP dan Embung Lunang Silaut

Tim Kemendes PDTT saat melihat keberadaan Embung di Lunang Silaut. Embung dibangun Kemendes PDTT RI melalui Satker Disnakertrans Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2019. Foto: Humas Disnakertrans Sumbar
Tim Kemendes PDTT saat melihat keberadaan Embung di Lunang Silaut. Embung dibangun Kemendes PDTT RI melalui Satker Disnakertrans Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2019. Foto: Humas Disnakertrans Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

LUNANG, PESSEL - Rangkaian kunjungan kerja ke lokasi Transmigrasi Lunang Silaut, Pessel Sumbar, rombongan Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi (PUT) Ditjen PKTrans Kemendes PDTT dipimpin DR Supriadi, M.Sc melakukan kunjungan dan melihat langsung pabrik Rice Milling Plant (RMP) yang terletak di Nagari Pondok Parian, Sabtu, 19 September 2020.

Tim melihat bagaimana proses pengolahan di RMP dan kemudian meninjau lokasi persawahan yang ada disekitar RMP serta Embung yang terletak di Nagari Lunang Tengah. Dalam kunjungan tersebut, Tim dari Direktorat PUT, juga didampingi Kabid Transmigrasi Disnakertrans Provinsi Sumbar Rini Yuliet, SP, Pengelola RMP, Ketua Bumnag Bersama Lunang Bersatu, Wali Nagari Lunang Tengah.

Kabid Transmigrasi Disnakertrans Provinsi Sumbar Rini Yuliet, SP menyebutkan, embung dibangun oleh Kemendes PDTT RI melalui Satker Disnakertrans Kabupaten Pesisir Selatan pada tahun 2019, dengan luasan 25 m x 25 m.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Embung yang terletak di Nagari Lunang Tengah Kecamatan Lunang punyai sumber air dari air sungai Gunung Talang. Proses kerjanya, air sungai dimasukan ke embung dan disalurkan melalui irigasi ke sawah -sawah masyarakat.

"Kondisinya sampai sekarang embung belum operasional, karena irigasi belum dibangun, cetak sawah belum dibuat," katanya.

Nanti, targetnya embung bisa mengairi sawah 150 Ha, dengan rincian 50 Ha sawah tadah hujan milik masyarakat yang sudah ada di Nagari Lunang Tengah, ditambah 100 Ha sawah yang rencana dicetak oleh Dinas Pertanian Kab Pesisir Selatan.

"Tim menyarankan, supaya embung bisa operasional, pintu air harus diperbaiki, debikasi air harus dinaikan lagi, karena posisi air masih jauh dibawah. Posisi air setengah embung, supaya air bisa penuh harus ditingkatkan lagi supaya bisa dialirkan," pungkasnya. (Hms-Sumbar/BM)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH