IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Direktur PUT Kemendes PDTT Kunjungi Rumah Batik HW Trans KTM Lunang Silaut

Direktur PUT Kemendes PDTT dan rombongan foto bersama di Rumah Batik HW Trans KTM Lunang Silaut usai melihat pembuatan batik. Foto: Humas Disnakertrans Sumbar
Direktur PUT Kemendes PDTT dan rombongan foto bersama di Rumah Batik HW Trans KTM Lunang Silaut usai melihat pembuatan batik. Foto: Humas Disnakertrans Sumbar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

LUNANG - Minggu, 20 September 2020, Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi (PUT) Ditjen PK Trans Kemdes PDTT DR Supriadi, M.Si melakukan kunjungan kerja ke Lokasi Transmigrasi Lunang Silaut, Pessel, Sumbar.

Di sela-sela kunjungan Kecamatan Lunang Silaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Direktur Pengembangan Usaha Transmigrasi (PUT) Ditjen PK Trans Kemdes PDTT DR Supriadi, M.Si dan rombongan singgah di Rumah Batik Dewi Busana Lunang yang langsung diterima pemiliknya Dewi Hapsari yang juga merupakan ketua Lembaga HW Trans KTM Lunang Silaut, dimana lembaga Batik Tanah liek termasuk dalam lembaga usaha HW Trans.

Dalam kesempatan itu, Dewi menjelaskan jenis produksi batik dari Lembaga Batik Tanah liek KTM Lunang Silaut. Disebutaknya, ada beberapa jenis batik yang dihasilkannya. Diantaranya Batik printing diproduksi di pabrik batik di pusat KTM lunang Silaut Nagari Lubuk Bunta, Batik cetak, dan Batik tulis diproduksi di rumah batik Dewi Busana Lunang.

"Sedangkan untuk motif batik ada 2 yaitu batik Tanah Liek, dan Batik Mande Rubiah. Untuk Batik Tanah Liek dikerjakan secara printing, cetak dan tulis. Sedangkn batik Mande Rubiah dikerjakn secara cetak dan tulis," tambahnya.

Usai menerima pejelasaan, Direktur PUT yang juga didampingi Kabid Transmigrasi Disnakertrans Sumbar Rini Yuliet, SP, Dirut PUT menyaksikan pembuatan beraneka macam motif batik yang dikerjakan secara tulis.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Bahkan, Direktur PUT beserta ibu dan anak langsung mencoba mengukir batik dengan canting diatas kain batik.

Untuk informasi, pekerja yang bekerja di rumah batik ini, awalnya 11 orang kemudian bertambah 32 orang.

"Mereka mendapat pelatihan di Badan Diklat Industri ( BDI ) Sumbar 11 orang dan BLK Kabupaten Pesisir Selatan 32 orang," tambah Dewi. (Hms-Sumbar-BM)

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH