PADANG ARO - Terkait dengan banyaknya pimpinan OPD dilingkungan Pemkab. Solok Selatan yang kosong saat ini, Plt. Bupati, H. Abdul Rahman mengakui hal itu sebuah dilematis baginya.
Pasalnya dipengujung jabatan akan berakhir, ditambah dengan status jabatan masih Plt serta adanya aturan-aturan yang membatasi, maka kita tidak bisa menetapkan jabatan-jabatan yang depenitif untuk Pimpinan OPD yang kosong saat ini.
Meski demikian semua jabatan itu tentu tidak boleh kosong, untuk itu segera akan di isi oleh Pelaksana tugas (Plt) " begitu penjelasan Abdul Rahman pada wartawan diruang kerjanya, Senin (31/8/2020)
"Solok Selatan saat ini musim-musimnya Plt. Saat Bupatinya plt, maka nanti kepala dinasnya juga plt," tambah Abdul Rahman.
Saat disingkung dengan kemungkinan akan kosongnya jabatan Sekretaris Daerah, karena H. Yulian Efi senter disebut akan ikut juga berkopetisi pada Pesta Demokrasi Pilkada tahun ini, menurut Abdul Rahman tentu akan diajukan juga mengisi kekosongan ini nantinya.
"Saya tidak tau persis mekanisme pengajuan pengganti sekretaris daerah itu, namun yang pasti tentu nanti jika memang kosong sudah pasti akan diajukan oleh bupati atau plt bupati," ungkapnya.
Menurut Abdul Rahman dirinya akan berkonsultasi nantinya dengan BKPSDM terkait prosesnya. Secara pasti nanti Sekretaris Daerahnya sudah pasti Plt juga, tidak bisa yang depenitif.
Hal ini akan segera dilakukan, karena waktunya sudah dekat dengan masa pendaftaran Pilkada ke KPU, jika memang H. Yulian Efi ikut mendaftar untuk ikut Pilkada," tambah Abdul Rahman.
Meski demikian hingga saat ini, Sekdakab Solsel yang dijabat oleh H. Yulian Efi belum mengajukan pengunduran diri.
Editor :






