BUKITTINGGI - Wako Bukittinggi Ramlan Nurmatias telah menyerahkan secara simbolis bantuan dana pendidikan/beasiswa dari Bank Rakyat Indonesia bagi pelajar di kota Bukittinggi.
Bantuan yang merupakan CSR (corporate social responsibility) dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tersebut diberikan untuk 5000 pelajar di seluruh Indonesia dengan tema "Dana Pendidikan/Beasiswa BRI untuk Pelajar Indonesia". Untuk kota Bukittinggi, bantuan diberikan kepada 80 orang pelajar dari jenjang pendidikan SD sampai SMA dengan totalnta Rp150 juta.
Penyerahannya dilakukan di kantor Bank Rakyat Indonesia cabang Bukittinggi, Kamis (27/08) kenaren .
Lebih lanjut Hari juga mengungkapkan, untuk wilayah Sumatera Barat hanya tiga kantor cabang yang ditunjuk untuk menyalurkan dana CSR tersebut, Bukittinggi merupakan salah satunya.
Hari juga menjelaskan bantuan dana pendidikan tersebut diberikan kepada pelajar yang berprestasi atau pelajar yang berasal dari keluarga kurang mampu. Dari 80 pelajar kota Bukittinggi yang menerima dana pendidikan tersebut, 20 orang merupakan pelajar tingkat SMA/sederajat, 20 orang pelajar tingkat SMP dan 40 orang pelajar tingkat SD. Untuk pelajar tingkat SMA, bantuan dana pendidikan yang diberikan Rp2,5 juta/orang, sementara untuk pelajar tingkat SMP Rp2 juta/orang dan untuk pelajar tingkat SD Rp1,5 juta/orang,rincintmya.
Wako M.Ramlan Nurmatias dalam sambutannya sampaikan apresiasi dan penghargaan kepada BRI atas penyaluran dana CSR tersebut serta kepeduliannya terhadap bidang pendidikan, khususnya di kota Bukittinggi. Wako Ramlan sebutkan perhatian dan kepedulian BRI terhadap bidang pendidikan tersebut sejalan dengan prioritas Pemerintah Kota sebagaimana tertuang dalam RPJMD tahun 2016-2021. "Jangan sampai ada anak-anak di Bukittinggi yang tidak bersekolah, (karena) itu merupakan tanggung jawab pemerintah terhadap keberlangsungan pendidikan anak-anak," ujarnya. Wako Ramlan juga sebutkan Pemerintah Kota akan terus menambah fasilitas pendidikan di kota Bukittinggi, salah satunya adalah rencana penambahan SMP baru di Bukittinggi serta pembangunan TK modern. "Kita menginginkan bagaimana anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang baik, ditunjang dengan fasilitas yang layak serta dibarengi juga dengan peningkatan kompetensi guru sehingga anak-anak Bukittinggi turut menikmati hasil pembangunan berupa peningkatan kualitas pendidikan dan layanan pendidikan," ucapnya.(Yus)
Editor : Berita Minang






