IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Sekolah Tinggi WI Solsel Lakukan Micro Teaching Jelang Perkuliahan Semester Ganjil 2020/2021

Salah seorang calon dosen di Widyaswara Indonesia Solsel tengah mengikuti Micro Teaching, dengan tim penguji Dr. Syamsurizaldi, Zulsantoni dan Rosi Satria Ardi. Foto Afrizal. A
Salah seorang calon dosen di Widyaswara Indonesia Solsel tengah mengikuti Micro Teaching, dengan tim penguji Dr. Syamsurizaldi, Zulsantoni dan Rosi Satria Ardi. Foto Afrizal. A
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG ARO - Terkait akan dimulainya kegiatan perkuliahan semester ganjil tahun 2020/2021, Widyaswasara Indonesia (WI) Solok Selatan melakukan Micro Teaching bagi dosen dan para calon dosen.

Kegiatan Micro Teaching yang melibatkan Koordintor Sekolah Tinggi WI, para pimpinan Program Studi (Prodi) dosen senior di WI Solsel tersebut digelar di kampus yang beralamat di Kutianyiu Muara Labuh, Minggu (23/8/2020)

Menurut Koordinator Sekolah Tinggi, Dr. Syamsurizaldi kegiatan micro teaching ini adalah bagian dari proses untuk melihat kemampuan dosen untuk mengajar, berinteraksi dengan mahasiswa. Hal ini dilakukan oleh Perguruan Tinggi, baik yang negeri maupun swasta.

Untuk kegiatan di WI kali ini ada dua kegiatan, pertama adalah micro teching bagi yang melamar menjadi dosen, kedua bagi dosen yang sudah mengajar sebelumnya di STIE dan STKIP WI Solsel," kata Syamsurizaldi yang juda Dosen di Unand Padang.

" Adapun yang mengikuti micro teaching ini adalah calon dosen dan dosen yang sudah mengajar sebelumnya di kampus WI Solsel, " terang Samsurizaldi.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Bagi yang baru calon dosen ini adalah sebuah proses untuk mengetahui kemampuan mereka untuk jadi dosen. Sedangkan bagi dosen yang sudah berpengalaman mengajar sebelumnya, kegiatan ini adalah evaluasi terhadap dirinya terkait dengan yang sudah dilakukan sebelumnya, "ungkap Syamsurizaldi yang biasa dipangggil uncu.

Pada dasarnya, micro teaching itu adalah penilaian terhadap kemampuan dosen dalam mengajar dan berinteraksi dengan mahasiswa, sedikitnya ada 10 indikator yang digunakan.

Namun jika disederhanakan, maka kriteria itu menyangkut dengan kemampuan menguasai materi. Berikutnya bagaimana dosen itu menggunakan metode dalam pembelajaran dan ketiga menyangkut dengan sikap, perilaku seorang dosen dalam berinteraksi dengan mahasiswa,"ungkap Uncu.

Terkait dengan keberadaan kampus WI Solsel kedepan yang sudah semakin berbenah diberbagai bidang, Syamsurizaldi optimis anak-anak Solsel yang tamat SLTA akan melirik kampus ini untuk tempat menuntut ilmu nantinya.

Sementara itu, Ketua STKIP WI, Dr. H. Fidel Efendi, menambahkan kegiatan ini adalah bagian dari mengaupdate ilmu para dosen sebelum mereka kembali mengajar. Adapun Dosen yang mengajar di WI saat ini semuanya S2 dan memiliki komptensi yang bagus

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH