PAYAKUMBUH - Terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Payakumbuh, Rabu (19/8) membuat rencana Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk membuka kembali sekolah tatap muka pada Senin (24/8) di muka, batal terlaksana.
"Memang kita sebelumnya merencanakan Senin depan bakal buka sekolah tatap muka, namun karena terjadi penambahan kasus baru, rencana ini kita tunda dulu sampai situasi benar-benar kondusif " ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, A.H. Agustion, Rabu(19/8) di Payakumbuh.
Sebelumnya, untuk mendukung rencana sekolah tatap muka tersebut, Dinas Pendidikan juga telah mengintruksikan ratusan guru di Kota ini, diberbagai tingakatan untuk mengikuti swab masal yang digelar di Halaman Kantor Ex. Balaikota Payakumbuh di Kawasan Balai Panjang Kecamatan Payakumbuh Selatan secara bertahap.
Dari hasil Swab masal tahap satu, ditemukan dua orang guru di dua SMP positif Covid-19. Saat ini, satu dari dua guru itu diketahui telah sembuh.
Dikatakan Mantan Kepala SMKN 1 Payakumbuh ini, selain tingkat SD dan SMP juga di undur sekolah tatap muka pada tingkat SMA. Pihaknya juga akan segera membuat surat pemberitahuan kepada pihak-pihak terkait secara resmi.
Sementara itu, Asricun Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Provinsi Sumbar yang memegang SMA-sederajat di tiga wilayah yakni Kota Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, dan Kabupaten Tanahdatar sudah menyurati sekolah-sekolah terkait penundaan pembelajaran tatap muka ini.
"Iya, sudah kita kirimkan suratnya ke sekolah-sekolah pagi tadi" ungkapnya.(Med)







