Pengurus Pokdarwis, jelas Amuri, baru mengetahui itu setelah pengurus Bumnag dikirimkan foto oleh salah seorang pengunjung yang berfoto di lokasi. Setelah diamati, akhirnya disepakati jika pengurus Bumnag dan Pengurus Pokdarwis akan mengamati secara langsung lokasi tersebut.
Setelah dilihat secara langsung ternyata benar, terdapat Lafaz Allah di bagian bebatuan itu. Namun, jika di foto baru terlihat jelas jika lafaz itu membentuk Allah. Sedangkan jika dilihat dengan kasat mata hanya terlihat seperti cekungan biasa. Dan jika tidak diamati teliti maka tidak akan terlihat jelas, " jelas Amuri.
Fenomena tersebut, sudah dilaporkan kepada Pemerintah Nagari Pangian, dan untuk ke depannya akan dibicarakan lebih lanjut bersama pemerintahan Nagari Pangian termasuk tokoh masyarakat dan alim ulama setempat.
Sumber: Suhanews.co.id
Editor : Berita Minang






