IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Keren, Menteri Desa PDTT Luncurkan Tiga Kampus Nagari Pessel

Bupati Hendrajoni dan jajaran menyaksikan Menteri Desa PDTT luncurkan tiga Kampus Nagari Pessel secara virtual dari Jakarta. Foto Humas Pessel
Bupati Hendrajoni dan jajaran menyaksikan Menteri Desa PDTT luncurkan tiga Kampus Nagari Pessel secara virtual dari Jakarta. Foto Humas Pessel
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAINAN - Menteri Desa Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) yang diwakili staf Khusus Menteri, Nasrun Anhar melakukan peluncuran 15 kampus nagari di Provinsi Sumatera Barat, secara daring, Senin, (3/8/2020). Dari 15 nagari di Sumbar tersebut tiga nagari berada di Pesisir Selatan.

Kampus nagari merupakan kelompok belajar daring yang terdiri dari mahasiswa yang ada di satu nagari. Disebut kampus nagari karena tempat dan akses internetnya disediakan oleh pemerintah nagari secara cuma cuma dan pesertanya terdiri dari mahasiswa yang ada di nagari tersebut.

Program ini digagas oleh Nagari Development Center (NDC) Unand Padang bekerja sama dengan pemerintah nagari di Sumbar.

"Ketiga kampus nagari di Pesisir Selatan berada di Nagari Lakitan, Kecamatan Lengayang, Nagari Pasir Binjai dan Sungai Pulai, Kecamatan Silaut," kata Bupati setempat, Hendrajoni usai mengikuti peluncuran kampus nagari secara daring oleh pejabat Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi di Painan.

Kedepan, imbuhnya pihaknya mengupayakan agar seluruh nagari di daerah setempat memiliki kampus nagari dengan terus melengkapi sarana dan prasarana pendukung.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
"Pembentukan kampus nagari saat ini hingga beberapa waktu kedepan sangat dibutuhkan mengingat tidak ada kepastian kapan wabah COVID-19 berakhir," ungkapnya.

Karena sebutnya belajar secara mandiri tanpa memanfaatkan keberadaan kampus nagari maka akan menyedot biaya tambahan seperti untuk membeli paket internet.

"Khusus di tiga nagari di Pesisir Selatan yang telah ada kampus nagari terdapat lebih kurang 100 mahasiswa dan dengan mereka memanfaatkan kampus nagari, tentu para orang tua akan terbantu perihal biaya pembelian paket internet," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Nagari Development Center (NDC) Universitas Andalas (Unand) Dr Ir Feri Arlius yang juga mengikuti peluncuran, menyebut pembentukan kampus nagari berawal dari keprihatinan tidak bisa digelarnya perkuliahan tatap muka akibat COVID-19.

Berawal dari sana muncul gagasan untuk mendirikan kampus nagari yang diyakini dapat menunjang proses perkuliahan dengan biaya murah namun efektif.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH