PADANG - Universitas Negeri Padang (UNP) sukses melaksanakan tugas sebagai salah satu penyelenggara Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) di Sumatera Barat. Pada UTBK ini, tercatat sebanyak 16.355 peserta yang dilayani oleh UNP, dari sebanyak 17.430 peserta yang mendaftar (99,7% kehadiran) yang berasal dari dalam dan luar Sumatera Barat.
UTBK ini dilaksanakan sebanyak 3 tahap, dimana dua tahap sudah selesai dilaksanakan yaitu tanggal 05-12 Juni 2020 dan tahap II pada tanggal 20-25 Juli 2020. Tahap tiga akan dilaksanakan selama 1 hari pada tanggal 30 Juli 2020 dengan jumlah peserta sebanyak 9 orang.
Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D Minggu (26/7/2020) menyebutkan, pihaknya melakukan UTBK menerapkan protokol new normal COVID-19. Para panitia , pengawas dan teknisi dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker, face shield, sarung tangan karet dan lain-lain. Para peserta juga diminta untuk menyediakan dan mengenakan APD masing-masing. Pada setiap gedung yang dijadikan lokasi ujian, UNP telah menyediakan tempat mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, serta garis penanda physical distancing pada tempat-tempat antrian.
Pertimbangan physical distancing juga menjadi dasar keputusan UNP untuk memanfaatkan kurang dari setengah kapasitas laboratorium. Kapasitas komputer yang dimanfatkan di 57 laboratorium di 9 lokasi, hanya sebanyak 855 per-sesi dari kapasistas penuh 1.710.
UNP juga memberikan pelayanan maksimal kepada para peserta berkebutuhan khusus. Tercatat selama UTBK di UNP terdapat 4 orang peserta berkebutuhan khusus tunanetra. Para peserta ini melaksanakan ujian dengan aplikasi khusus bagi tunanetra dan didampingi pengawas Dosen dari Jurusan Pendidikan Luar Biasa. Para peserta berkebutuhan khusus juga diberikan kemudahan akses masuk gedung dengan penempatan lokasi ujian di laboratorium yang berada di lantai 1. Rel/MR
Editor :






