"Untuk itu mari kita ayomi diberi pendidikan yang baik dan benar kepada generasi muda agar betul-betul memiliki perencanaan kehidupan yang terencana hingga mereka sukses menyongsong masa depannya, " ujar Nasrul Abit .
Selanjut Kepala BKKBN, Hj. Etna Estelita juga mengatakan menikah di usia dini akan mempersempit ruang waktu untuk si anak dalam mengaktualisasikan diri mereka sebagai generasi muda, seperti bersekolah ke tingkat yang lebih tinggi, dan mengembangkan minat dan bakat positifnya.
"Untuk itu, menikahlah di usia yang tepat, perempuan minimal 21 tahun dan laki-laki 25 tahun," ujarnya.
"Generasi muda mesti mampu mengikuti perkembangan yang ada dan terus semangat untuk meraih cita-cita, sehingga membanggakan orang tua, keluarga serta bermanfaat untuk masyarakat," pungkasnya. RelHum/MR
Editor : Berita Minang






