Kami menyadari bahwa pekerjaan para imam, garim, guru MDA/TPQ dan kader posyandu dan BKB sangat berat, namun apa yang kami berikan belumlah seberapa, terutama untuk kader posyandu dan BKB yang hanya 50 ribu honornya setiap bulan," ujarnya.
Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten
Hal ini tentu akan kami usulkan kedepan agar ada penambahan honor untuk kader posyandu dan BKB, sehingga tugas berat kader dalam mendukung program Pemerintah dibidang pos pelayanan terpadu antara anak dan ibu."Demikian juga untuk kader BKB yang kegiatannya telah mendukung Perintah untuk membangun balita keluarga melalui kegiatan bina keluarga," terang Novi Wandra. AA
Editor : Berita Minang






