Padang-Para lulusan Universitas Negeri Padang yang diwisuda pada hari ini, Minggu (21/6) menggunakan video konferensi dan disiarkan melalui youtube diharapkan terus menumbuhkan kepekaan terhadap lingkungan kehidupan bermasyarakat di Negara Republik Indonesia seraya terus mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Demikian disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Padang Prof. Ganefri, Ph.D. dalam pidato wisuda yang bertajuk "Adaptasi dan Keberlanjutan Pendidikan Tinggi di Masa Pandemi Covid-19" dan dilaksanakan secara virtual pada Minggu (21/6) dari Auditorium Kampus UNP Air Tawar Padang.
Pada kegiatan wisuda pada masa pandemi Covid-19 pertengahan tahun 2020 ini, Universitas Negeri Padang mewisuda 869 lulusan yakni 219 orang Diploma 2, 22 orang Diploma 3, 298 orang S1 dan D4 Kependidikan, 193 orang S1 dan D4 Kependidikan, 107 orang magister, dan 30 orang doktor. Wisuda yang dilaksanakan dari Auditorium hanya diikuti oleh Rektor, Wakil Rektor, Dekan, Direktur, Ketua Lembaga, Pimpinan Senat, sedangkan anggota senat dan pimpinan fakultas, serta wisudawan berada di tempat masing-masing.
Menurut Rektor Prof. Ganefri, Ph.D, pandemi Covid-19 telah menggeser kebiasaan kehidupan sosial dan pemerintahan termasuk sektor pendidikan yang seolah mengalami kegamangan dan turbulensi yang memaksa hampir semua perencanaan kebijakan pendidikan harus berubah.
"Untuk itu, Universitas Negeri Padang telah menyiapkan skenario tatanan baru agar penyelenggaraan kegiatan kampus dan keberlanjutan layanan pendidikan tetap produktif, berkinerja, dan kesehatan warga tetap terjaga," jelas Rektor Prof. Ganefri Ph.D.
Lebih lanjut Rektor UNP Prof. Ganefri, Ph.D. menjelaskan bahwa UNP tetap berkomitmen mengurangi penyebaran Covid-19 dengan berpedoman pada protokol kesehatan; UNP tetap menganut fleksibilitas dalam pengelolaan kegiatan akademik, dan UNP tetap fokus melakukan riset dan pengabdian pada masyarakat untuk menghasilkan inovasi dan kebaruan ilmu pengetahuan untuk perbaikan kualitas kesehatan kehidupan masyarakat di masa pandemi Covid-19. (ET)







