IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

BPR Jam Gadang Peringkat Dua Terbaik Dari 227 BPR Milik Pemda Se Indonesia

 BPR Jam Gadang Peringkat Dua Terbaik Dari 227 BPR  Milik Pemda Se Indonesia
BPR Jam Gadang Peringkat Dua Terbaik Dari 227 BPR Milik Pemda Se Indonesia
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BUKITTINGGI — Dari 227 BPR milik Pemda se Indonesia, BPR Jam Gadang Bukittinggi memperoleh penghargaan terbaik kedua di Indonesia dari Info Bank.

Artinya, BPR Jam Gadang Bukittinggi kembali diakui oleh perbankan di Indonesia sebagai top 100 BPR se Indonesia dan BPR terbaik dua dalam kategori BPR milik pemerintah daerah se Indonesia, dengan nilai asset Rp 25 sampai 100 milyar.

Menurut Dirut BPR Jam Gadang, Feri Irawan mengatakan, BPR Jam Gadang tahun 2020 ini, kembali menerima penghargaan dari Info Bank untuk penilaian the financial during September 2018-2019.

Dari 227 BPR milik pemda se Indonesia, BPR Jam Gadang menjadi terbaik no 2, di klaster aset Rp 25 -- 100 milyar. Sedangkan untuk top 100 BPR se Indonesia, dari 1500 BPR yang ada, BPR Jam Gadang menempati urutan ke 17 ungkapnya.

"Alhamdulillah kita kembali menerima penghargaan dari info bank", ujar Feri.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Seharus Penghargaan ini sudah diserahkan Maret lalu, namun karena pandemi covid, penyerahannta dilakukan secara daring dan sertifikatnya dikirim ke kita. Dan hari ini kita laporkan ke Wali Kota atas nama pemerintah kota, selaku pemegang saham pengendali, ujarnya.

Lebih lanjut Feri menjelaskan, asset PT. BPR Jam Gadang hingga 2019 lalu, mencapai Rp 39 milyar. Realisasi kredit Rp 25 milyar lebih, dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun Rp 31 milyar lebih. Sehingga laba yang diperoleh sebelum pajak berjumlah Rp 703 juta lebih.

Dilihat dari perkembangan PT. BPR Jam Gadang, terdapat peningkatan laba sebelum pajak tahun 2019 sebesar Rp 703 juta lebih, meningkat sebesar Rp 197 juta lebih dari tahun 2018 lalu.

Selama pandemi covid-19, diakui memang ada kendala bagi BPR Jam Gadang dan juga nasabah.

Untuk itu, dilakukan program relaksasi pinjaman bagi nasabah terdampak. Saat ini plavon yang direlaksasi mencapai Rp 3,2 milyar. Namun setelah lebaran ini, sudah mulai ada pergerakan dari nasabah kembali.

Editor : Marjeni Rokcalva
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH