BATUSANGKAR - Keberadaan Alat Pelindung Diri (APD) sangat dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan tugas penanganan Covid-19 terutama petugas kesehatan di garda terdepan.
Menjawab kebutuhan ini, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) MA Hanafiah SM Batusangkar mendapat bantuan 250 paket APD berupa baju Hazmat dari pemerintah provinsi Sumatera Barat.
Bantuan ini diserahkan langsung Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit didampingi Staf Ahli BNPB Immanuel kepada Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma dan turut disaksikan Ketua DPRD Roni Mulyadi Dt. Bungsu, Sekda Irwandi, Direktur RSUD MA Hanfiah SM Batusangkar dr. Afrizal Hasan, Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis dan Kalaksa BPBD Thamrin.
"Kami berharap pemerintah daerah beserta seluruh jajaran tetap kompak dan semangat dalam perjuangan menangani pandemi Covid-19. Tetap jaga jaga kesehatan mengingat keterbatasan jumlah tenaga medis, apalagi jumlah dokter spesialis paru sangat-sangat kurang di Indonesia," sampai Imanuel.
Sementara Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit mengatakan kunjungan ini merupakan monitoring pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Sumatera Barat.
Nasrul tegaskan terkena virus corona bukanlah aib, yang dihadapi adalah virus. "Jangan pernah menyembunyikan informasi kepada petugas, karena bisa membahayakan keluarga sendiri dan masyarakat banyak," tegasnya.
Nasrul berharap dengan penerapan PSBB bisa menekan penyebaran virus Corona, dibutuhkan kesadaran dan kedisiplinan kolektif. Perantau yang baru pulang juga diminta melakukan karantina mandiri.
"Tadi masih saya saksikan ada masyarakat di pasar yang tidak memakai masker, ini perlu terus diingatkan demi kebaikan bersama," sampai Nasrul.
Sementara Wakil Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma menyambut baik dan menyampaikan terima atas bantuan APD bagi RSUD MA Hanafiah SM Batusangkar.
Editor : Berita Minang






