IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Pemko Payakumbuh Apresiasi Pedagang dan Pengunjung Pasar Patuh Memakai Masker

Pemko PayakumbuhApresiasi Warga,Pedagang dan Pengunjung Pasar Patuh Memakai Masker
Pemko PayakumbuhApresiasi Warga,Pedagang dan Pengunjung Pasar Patuh Memakai Masker
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PAYAKUMBUH - Setelah melaksanakan sosialisasi wajib masker selama dua hari di pasar Ibuh, Selasa dan Rabu kemarin, Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh mulai menerapkan aturan itu di lingkungan pasar, Kamis (16/4/2020).

5 Poros pintu masuk pasar Ibuh mulai dijaga aparat Trantib, TNI, dan Polri, mulai dari 2 pos di blok timur dan 3 pos di blok barat. Ribuan warga yang keluar masuk area pasar dipantau oleh petugas.

Bidang Pasar pun sudah turun langsung berkeliling melaksanakan monitoring sesuai rencana, sekaligus penindakan bagi pengunjung pasar yang tidak memakai masker, mereka disuruh pulang atau membeli masker terlebih dahulu.

Hasilnya, setelah dilaksanakan evaluasi dan penindakan, warga pengunjung hari pertama lebih dari 90 persen patuh pada aturan yang diterapkan pemerintah, karena tersosialisasi dengan baik, yang datang baik dengan jalan kaki dan roda dua maupun roda empat.

"Mereka memakai masker, mungkin sisanya 5 persen belum mendengar informasi, atau mereka adalah warga daerah tetangga, petugas pos tetap menanyai orang kenapa tidak pakai masker," ujar Kepala Dinas Koperasi Dan UKM Dahler didampingi Kabid Pasar Arnel Kasi Trantib Raback dan Kasi Sarana Ayusman Prima.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Apapun alasannya warga yang masuk pasar kalau tidak memakai masker baik karena belum memiliki atau belum dapat, maka tindakannya tentu dilarang masuk pasar, ini sesuai instruksi Wali Kota Riza Falepi, menindak tegas.

"Kita sangat mengapresiasi kepatuhan masyarakat, dimana sudah 95 persen yang patuh pada aturan, dan 5 persen lagi dengan berbagai alasan, kita tegaskan kepada mereka diwajibkan pakai masker kalau masuk pasar, kan ada penjual masker berjualan di dekat pintu masuk, beli saja disana, yang penting ada masker," kata Dahler.

Pedagang pasar yang jumlahnya ribuan tersebut, terpantau hanya 1 dan 2 orang saja yang tidak makai masker itu bisa saja bukan pedagang, atau mungkin mereka pekerja lain seperti tukang antar barang atau tukang becak. Mereka tetap ditindak dengan diberikan masker oleh bidang pasar hari ini.

Dahler menyebut, kedepan aturan terus ditegakkan, petugas sweeping tanpa terkecuali, apabila ditemukan pengunjung yang tidak pakai masker, maka akan disuruh keluar dari lingkungan pasar, tanpa kompromi.

"Pelaksanaan wajib masker khusus pasar Ibuh, dikatakan sukses, tinggal kita akan tetap menjaga dengan memperingati warga setiap hari, tidak akan melonggarkan aturan ini," kata Dahler.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH