IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Cegah Covid-19, Wagub Sumbar Serahkan APD ke Petugas Medis Puskesmas Lima Kaum

Wagub Nasrul Abit saat serahkan APB untuk petugas medis di Puskesmas Lima Kaum I. Foto Humas Tanah Datar
Wagub Nasrul Abit saat serahkan APB untuk petugas medis di Puskesmas Lima Kaum I. Foto Humas Tanah Datar
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

BATUSANGKAR - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit memberikan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) untuk Puskesmas Lima Kaum I, Kecamatan Lima Kaum, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (16/4/2020).

Wagub Nasrul Abit mengatakan bahwa kehadirannya untuk memastikan tenaga medis khususnya di Pukesmas Lima Kaum I yang terkontak langsung dengan satu pasien terkonfirmasi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dapat terfasilitasi.

"Alhamdulillah, semua tenaga medis di Puskesmas Lima Kaum I telah mengunakan APD lengkap, harapan kita memang seperti itu," ujar Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit berpesan seluruh perantau yang baru pulang dari luar daerah dapat melaporkan diri ke jorong, wali nagari dan gugus tugas penanganan Covid-19.

"Dalam percepatan penanganan masalah pandemi Covid-19 ini, yang kita butuhkan itu hanya kedisiplinan dengan mematuhi anjuran pemerintah, tim kesehatan dan tenaga pakar, Insya Allah kita akan keluar dari masalah ini, oleh karena itu setiap masyarakat balik dari daerah wajib ODP," ujar Nasrul Abit.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Wagub Nasrul Abit menginformasikan hasil kesepakatan Bupati dan Walikota se Sumatera Barat bahwa saat ini pemerintah provinsi telah mengajukannya ke Menteri Kesehatan Republik Indonesia jika disetujui akan dilakukan sosialisasi sebelum penerapannya.

"Kalau PSBB kita semua harus mematuhi itu, kita minta tolong kerjasama bapak Kapolda (Polri), Korem (TNI) untuk melakukan pergerakan ini, agar semua bisa mematuhinya," ujar Nasrul Abit.

Sementara itu, Kepala Pukesmas Lima Kaum I dr. Susi Yulianti saat ditanya terkait pasien yang terkonfirmasi Covid-19 menjelaskan bahwa isu beredar di tengah masyarakat, di mana pasien tersebut saat berobat membaur dengan pasien lainnya, ia menegaskan tidak benar karena saat pasien melapor sudah ditangani khusus dengan penanganan di IGD Covid-19.

"Hari pertama berobat telah kita berlakukan penanganan pasien Covid-19, ada ruangan khusus terpisah dari pasien lainnya. Sekarang, beliau sedang menjalankan karantina mandiri dirumahnya, bersamaan dengan isolasi keempat keluarga dekatnya, petugas kesehatan terus memantau perkembangannya," ujar dr. Susi Yulianti.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis menambahkan kasus positif Covid-19 memang ada di Kabupaten Tanah Datar, tidak harus ditakuti juga tidak boleh dianggap sepele, "Kita harus tahu penularan Covid-19 ini melalui droplet (air liur), bukan lewat udara, jangan kucilkan orang positif, beri mereka dukungan," ujar dr. Yesrita Zedrianis.

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH