IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Firdan Afriansyah, Bocah Penderita Hirschsprung Tunggu Uluran Tangan Dermawan

 Firdan Afriansyah, Bocah Penderita Hirschsprung Tunggu Uluran Tangan Dermawan
Firdan Afriansyah, Bocah Penderita Hirschsprung Tunggu Uluran Tangan Dermawan
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

LIMA PULUH KOTA - Sepertinya, hati kecil Wakil Bupati Limapuluh Kota, Ferizal Ridwan, benar-benar terenyuh sekaligus terpukul, ketika komunitas relawan kemanusian menginformasikan kepada dirinya bahwa, ada seorang bocah bernama Firdan Afriansyah (3 tahun) saat ini tengah terbaring tak berdaya di RSUD M.Jamil Padang, sedang melawan sakit yang dideritanya.

Lebih menyesakan bathinnya lagi, ternyata bocah anak kedua pasangan Arifal Mardi (38 tahun) dan Hesi Respita Putri (38 tahun), warga Nagari Koto Tangah, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota yang sedang menderita sakit itu adalah keluarga tak mampu dan sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan.

"Mendapat informasi adanya seorang anak dari keluarga miskin, kini terbaring dalam keadaan sakit dan butuh uluran tangan para dermawan, tentu kabar tersebut sangat mengusik naluri kemanusian saya," ujar Wabup yang akrap disapa Buya Feri itu, Kamis (16/4/2020)

Menurut Buya Feri, ternyata banyak ditemukan anak-anak dari keluarga miskin terbaring dalam kondisi sakit dan tengah menunggu uluran tangan para dermawan dan membutuhkan bantuan.

"Salah satunya dialami seorang bocah bernama, Firdan Afriansyah (3 tahun) putra pasangan dari Arifal Mardi (38 tahun) dan Hesi Respita Putri (38 tahun), warga Koto Tangah, Kecamatan Bukik Barisan, Kabupaten Limapuluh Kota," ungkap Buya Feri.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Diakui Buya Feri, sesuai dengan penjelasan yang diperolehnya dari Komunitas Relawan Kemanusian yang memberikan informasi, Firdan didiagnosa mengalami sakit Hirschsprung, sebuah penyakit yang mempengaruhi usus besar dan menyebabkan gangguan dalam mengeluarkan feses.

Kondisi ini muncul sejak lahir (kongenital) sebagai akibat dari sel saraf yang hilang pada otot usus besar bayi. Hal ini menyebabkan penyumbatan usus besar akibat pergerakan otot yang buruk pada usus.

Untuk mengangkat penyakitnya itu, Firdan Afriansyah telah menjalani operasi berapa bulan lalu, dan saat ini masih terbaring di RSUD dr. M. Jamil Padang dalam kondisi pemulihan pasca operasi.

Sebagai petani, orang tua Firdan sangat membutuhkan biaya yang besar demi mengangkat penyakit yang diderita anak bungsunya tersebut.

Betapa tidak, dalam sehari ia bisa menghabiskan biaya ratusan ribu untuk berobat, seperti membeli susu, Underpad (alas yang dapat menyerap dan menahan cairan), Obat pengering luka bekas operasi. Ditambah lagi, biaya harian buat orang tua selama Firdan dirawat.

Editor :
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH