IKLAN KUPING KANAN PASISI 12
IKLAN POSISI 13

Vidcon dengan IJTI, Wako Fadly Amran Jelaskan Berbagai Langkah Memutus Penyebaran Covid-19

Walikota Padang Panjang Fadly Amran didampingi Wawako Asrul saat vicom dengan wartawan yang dilakukan IJTI Sumbar.
Walikota Padang Panjang Fadly Amran didampingi Wawako Asrul saat vicom dengan wartawan yang dilakukan IJTI Sumbar.
PT GITO PERDANA SEJAHTERA

PADANG PANJANG - Walikota Padang Panjang Fadly Amran didampingi Wawako Asrul menyampaikan berbagai upaya dan kebijakan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 di Kota Padang Panjang. Hal tersebut disampaikan saat melakukan Video Conference dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, Kamis (16/04/2020).

Sekitar tiga puluhan Anggota IJTI dan Radio yang ikut Vidcon itu umumnya berada di Kota Padang di tempat mereka masing masing. Vidcon ini dimoderatori Jonnedy Kambang wartawan CNN Indobesia untuk Sumatera Barat.

Walikota Fadly Amran dan Wakil Walikota Asrul mengikuti dari ruang VIP Balaikota yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Sonny Budaya Putra, AP, M.Si, Perwakilan Tim Percepatan Pembangunan, Kepala Dinas Kominfo Drs. Ampera, SH, M.Si, Kepala BPBD Kesbangpol Marwilis, SH, M.Si, Kabag Protokoler Junaidi, SH, Kabid Egov Ario Dian Pratama, ST dan lainnya.

Dalam hal itu, Wako Fadly menjelaskan perkembangan yang telah dilakukan Pemko Padang Panjang terkait penanganan penyebaran Covid-19.

Pihaknya mengatakan berbagai upaya yang telah dilakukan bersama tim gabungan dari TNI/Polri, Brimob, tim kesehatan, BPBD Kesbangpol dan lain sebagainya dalam memutus rantai penyebaran virus tersebut, diantaranya telah berdiri tiga posko guna untuk melakukan pemeriksaan terhadap warga maupun perantau yang masuk ke Padang Panjang, melakukan himbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah, menjaga kesehatan dan jaga jarak.

Advertisement
BANNER POSISI 14
Scroll kebawah untuk lihat konten
Sementara itu, Wako Fadly juga menyampaikan bahwa untuk mengantisipasi lonjakan perantau yang pulang ketika memasuki Ramadan dan Idul Fitri, Pemko menugaskan untuk memperketat pemeriksaan.

"Bagi perantau yang pulang, kita wajibkan mereka untuk dikarantina, jika selama ini kita instruksikan karantina mandiri, untuk saat ini tidak lagi," tegas Wako Fadly.

Disamping itu, Wawako Asrul menambahkan sebagai kota perlintasan tentu banyak kendaraan yang melewati Padang Panjang, hal itu membuat kewaspadaan bagi petugas jangan sampai kecolongan, karena takut untuk diperiksa mereka yang ingin ke Padang Panjang terpaksa tidak jujur sehingga mengatakan hanya lewat.

Hal itulah membuat kita mempersiapkan riders untuk pengendara yang hanya melintasi Padang Panjang mengikuti pengendara tersebut.

"Disini, kami mempersiapkan riders sebanyak 5 orang persift nya di masing-masing posko, riders tersebut selain dari tim atau dinas terkait juga ada dari pengojek," tambahnya. (RelKom/cg)

Editor : Berita Minang
Tag:
IKLAN POSISI 15
Bagikan

Berita Terkait
AMSI MEMBER
Terkini
BANNER POSOSI 5
IKLAN LAYANAN MASYARAKAT SAMPAH